Jember (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Jember sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di Jawa Timur yang setiap tahun selalu memberikan sumbangsihnya pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat sumber dana PNBP sebagai salah satu bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Salah satunya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilangsungkan pada tahun 2024 yang digagas oleh Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi Teknik Energi Terbarukan dan Program Studi Mesin Otomotif, Jurusan Teknik yaitu atas nama Dr. Ir. Bayu Rudiyanto, S.T., sebagai ketua dengan anggota Risse Entikaria Rachmanita, S.Pd., M.Si. Saiful Anwar, S.Tp., M.P., dan Azamataufiq Budi Prasojo, S.T., M.T. serta melibatkan mahasiswa atas nama Muhammad Alfian Saputra dan Muhammad Faqih Haikal. Program pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan berjudul “Penerapan Solar-Powered Grass Chopper Machine Sebagai Upaya Elektrifikasi Proses Cacahan Rumput pada UPA Pertanian Dan Peternakan Terpadu”.
Kebanyakan peternak ruminansia dalam mencacah dan merajang pakan hijau masih menggunakan sabit dan alat pencacah konvensional. Penggunaan sabit dan alat konvensional banyak memiliki kekurangan yaitu kurang efektif dalam mencacah rumput, sangat menghabiskan waktu dan banyak menghabiskan tenaga serta hasil cacahan pakan hijau kurang maksimal jika pencacahan rumput masih menggunakan sabit dan alat konvensional. Berdasarkan hal demikian peternak membutuhkan alat bantu yang efektif dan efisien agar dalam proses pencacahan atau merajang rumput dapat meningkatkan produktifitas, menghemat waktu, dan tenaga sehingga lebih efektif.
Mitra pengabdian masyarakat adalah TEFA Sapi Perah UPA Pengembangan Pertanian Terpadu yang beralamat di Jalan Mastrip PO Box 164, Sumbersari, Jember. Tefa Sapi Perah memiliki sapi sebanyak 31 ekor (kendang Barat) dengan rincian indukan 16 ekor, sapi dara 8 ekor, sapi pedet 6 ekor dan sapi jantan 1ekor, sedangkan kendang timur sebanyak 14 ekor. Kebutuhan pakan hijauan setiap sapi adalah 25 kg, sehingga perhari untuk sejumlah sapi di Tefa Sapi Perah dibutuhkan sebanyak 1.125 kg atau 1 ton 125 kg rumput. Harga rumput per kg adalah Rp. 600,00 sehingga pengeluaran untuk pakan sebanyak Rp. 675.000,00. Proses pencacahan di Tefa Sapi Perah dilakukan oleh pekerja sebanyak 2 orang.
Berdasarkan masalah di atas, maka dibutuhkan adanya inovasi dan solusi mesin yang dapat mencacah rumput secara otomatis dan ramah lingkungan serta berbiaya terjangkau bagi peternak hewan ruminansia. Secara umum mesin pencacah pakan hijau terdiri dari motor AC yang berfungsi sebagai penggerak utama, panel surya sebagai penyuplai energi, baterai VRLA sebagai penyimpan energi, microcontroller Arduino Atmega sebagai pengaturan otomatis, dan pisau perajang sebagai pencacah pakan hijau untuk dihaluskan. Inovasi Alat pencacahan rumput ini adalah penggunaan panel surya sebagai penyuplai energi dengan harapan akan mengurangi biaya produksi di TEFA Sapi Perah. Inovasi mensin pencacah rumput ini diusulkan dengan nama Solar-Powered Grass Chopper Machine.







