Putrajaya (beritajatim.com) – Seorang pria mengalami luka serius akibat insiden penembakan di ruang kedatangan Terminal 1, Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada Minggu dini hari (14 April).
Kepala Kepolisian Selangor, Hussein Omar Khan, mengatakan bahwa dalam insiden yang terjadi pada pukul 01.30 WIB itu, seorang pria melepaskan dua tembakan, dan salah satunya mengenai pria lokal yang juga merupakan seorang pengawal keamanan.
“Polisi telah mengidentifikasi pelaku dan tengah melakukan operasi untuk melacaknya. Diduga pelaku telah melarikan diri ke arah utara,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Hussein menegaskan bahwa insiden ini berasal dari masalah pribadi dan tidak terkait dengan aktivitas atau kelompok teroris.
“Penyelidikan menemukan bahwa pelaku berniat menembak istrinya, yang sedang menunggu kedatangan rombongan umrah,” jelasnya. Umrah adalah ibadah haji kecil yang bisa dilaksanakan sepanjang tahun.
Korban mengalami luka serius akibat tembakan tersebut, tambahnya.
Motif insiden masih dalam penyelidikan, dengan kasus ditangani sebagai percobaan pembunuhan berdasarkan pasal 307 KUHP dan Undang-Undang Senjata Api. (ted)






