Gresik (beritajatim.com) – Proyek Pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) belum memasuki tahap lelang. Paket pekerjaan senilai Rp 85 miliar itu juga belum ada di website lpse.gresik. Kendati demikian, Pemkab Gresik optimis RSGS itu bisa selesai di akhir 2023.
Sebelumnya, Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik merencanakan pada Juni 2023 konstruksi proyek pembangunan rumah sakit itu sudah dimulai. Namun, hingga kini lelang pekerjaan fisik belum dimulai.
Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatus Sadiyah menuturkan, nantinya pembangunan RSGS itu menggunakan Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah (PPSD) meliputi aparat penegak hukum (APH). “Kami menggandeng APH agar pekerjaan berjalan lancar dan tepat waktu,” tuturnya, Jumat (28/4/2023).
BACA JUGA:
Konstruksi Pembangunan RS di Selatan Gresik Dimulai Juni 2023
Ida menambahkan, bangunan RSGS tersebut memiliki empat lantai. Nah, masing-masing lantai memiliki layanan kesehatan yang berbeda. “Nanti ada yang empat, ada yang lima lantai dengan dilengkapi fasilitas penunjang kesehatan yang sangat memadai,” imbuhnya.
Pembangunan RSGS itu menelan anggaran Rp 85 miliar. Saat ini baru tahapan menyelesaikan lelang Managemen Konstruksi (MK) dan sedang dalam tahap evaluasi.
BACA JUGA:
BOR Rumah Sakit di Gresik Akan Ditambah
Pemenang MK itu berasal dari PT Sarana Budi Prakarsaripta Semarang dengan nilai Rp 1,1 miliar. Setelah MK ini baru dilakukan lelang fisik. “Setelah selesai di tahap pertama nantinya akan dilanjutkan tahap kedua di tahun 2024 untuk pembangunan area parkir,” ungkap Ida.
Jika sudah selesai, rumah sakit tipe C itu merupakan rumah sakit ketiga milik pemerintah daerah. Keberadaannya bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. [dny/suf]






