Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali membuka seleksi pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPPK) guru sebanyak 251 formasi. Dari jumlah formasi itu, dikhususkan untuk pelamar kebutuhan khusus.
Namun, nampaknya formasi PPPK guru tahun 2023, yang bisa dikatakan sebagai golden tiket untuk para pelamar kebutuhan khusus itu, tidak dimanfaatkan dengan baik. Sehingga ada 7 formasi guru untuk pelamar kebutuhan khusus itu yang kosong. Alhasil, 7 formasi PPPK guru yang kosong tersebut, akhirnya dimasukkan dan bisa diperebutkan oleh pelamar kebutuhan umum.
“Dari jumlah 251 formasi PPPK guru, kita buka untuk pelamar kebutuhan khusus. Namun, sampai tanggal 3 Oktober 2023 sampai pukul 23.59 WIB, pelamarnya 244 orang. Sehingga ada sisa 7 formasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andy Susetyo, Jumat (6/10/2023).
Sisa sebanyak 7 formasi itu, akhirnya masuk ke pelamar kebutuhan umum. Pendaftaran 7 formasi PPPK guru untuk pelamar kebutuhan umum itu, dibuka sampai tanggal 9 Oktober 2023. “Hingga 6 Oktober, pelamar dari kebutuhan umum yang sudah mendaftar sebanyak 295 orang. Jumlah ini akan berpotensi masih bertambah, mengingat pendaftaran sampai tanggal 9 Oktober nanti,” katanya.
BACA JUGA:
Pengumuman Seleksi PPPK Diundur, Ini Penjelasan BKPSDM Ponorogo
Dalam kesempatan itu, Andy juga menjelaskan kriteria dari pelamar kebutuhan khusus itu seperti apa. Pelamar kebutuhan khusus yakni masuk dalam Eks Tenaga Honorer Kategori II (Eks THK-II) yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi pengadaan PPPK jabatan fungsional guru tahun 2021.
Selain itu juga guru non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) di sekolah negeri yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan memiliki masa kerja paling rendah 3 tahun.
Sementara untuk pelamar kebutuhan umum, kata Andy meliputi Lulusan Pendidikan Profesional Guru (PPG) yang terdaftar pada pangkalan data (database) kelulusan pendidikan profesi guru di Kemendikbud Ristek, dan Guru yang terdaftar di Dapodik Kemendikbud Ristek. Sementara dari data Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, guru yang terdaftar di dapodik baik guru di sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Ponorogo ada sekitar 2800-an orang.
BACA JUGA:
Seleksi PPPK di Ponorogo Dimulai Bulan ini, Catat Tanggalnya
“Jadi kemungkinan besar nanti yang daftar dari pelamar kebutuhan umum masih akan bertambah. Karena guru yang terdaftar di dapodik di Ponorogo masih banyak,” pungkasnya.
Untuk diketahui, tahun 2023 Pemkab Ponorogo dijatah 912 formasi PPPK. Dengan rincian, 251 tenaga pendidik, 447 tenaga kesehatan (nakes), dan 214 tenaga teknis. [end/suf]






