Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid-19 RSUD Ibnu Sina Gresik Nekad Kabur

Gresik (beritajatim.com)- Pasien positif Covid-19 RSUD Ibnu Sina Gresik nekad kabur hingga lari sampai di depan kantor pemkab. Kejadian tersebut membuat sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) berupaya mengejar pasien. Sambil membawa mobil ambulans pasien yang terpapar itu dikembalikan lagi ke ruangan isolasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun. Pasien yang berjenis perempuan itu berasal dari Kecamatan Bungah itu. Masuk ke RSUD Ibnu Sina Selasa (26/1) kemarin.

Sewaktu kabur pasien tersebut, sudah dirawat selama tiga hari. Dokter yang memeriksa menyatakan sehat, dan bisa isolasi mandiri di rumah. Namun, belum boleh pulang karena masih ada perawatan medis yang harus dijalani. Apalagi pasien itu merupakan comorbid.

Saat masuk di RSUD Ibnu Sina pasien yang bersangkutan didiagnosa positif Covid-19 dengan comorbid. Pasalnya, ada cairan di paru-paru pasien. Di hari kedua, cairan tersebut perlahan berkurang. Tapi, pasien harus menunggu selama lima hari.

Namun, belum genap lima hari. Evaluasi oleh tim dokter pun belum dilakukan. Tapi, pasien ini sudah buru-buru ingin pulang. Penyebabnya, tubuhnya sudah merasa enak. “Pasien ini kabur ewat pintu belakang. Untung ada petugas yang jaga di pintu melihat dan langsung mengejar,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan, Kamis (28/01/2021).

Kebetulan saat petugas jaga mengejar, nakes dari RSUD Ibnu Sina datang menggunakan ambulan. Pasien itu langsung dibawa kembali ke rumah sakit. “Maunya pasien ini pulang dengan ibunya. Tapi ya tidak boleh karena belum waktunya,” ungkap Abu Hasan.

Kondisi pasien saat kabur itu, memprihatinkan. Sebab, kondisi tangan pasien dalam keadaan mengeluarkan darah. Hal ini karena pasien ini memaksa melepaskan sejumlah peralatan medis yang melekat di tangannya.

Terkait dengan kejadian ini, Wakil Direktur Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, Maftuhan menuturkan, saat ini posisi pasien sudah berada di rumah sakit lagi. “Saat kejadian orang tuanya menjemput pasien secara paksa untuk dibawa pulang. Kebetulan pasien ini juga tengah hamil. Kami juga menindaklanjuti agar dilakukan tracing terhadap ayah serta adiknya,” tuturnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar