Pendidikan & Kesehatan

KPP Kabupaten Kediri Antisipasi Antraks dan Brucellosis

Kediri (beritajatim.com) – Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak, khususnya sapi perah di seluruh sentra peternakan. Pemeriksaan ini untuk mengantisipasi penyakit brucellosis atau keguguran hewan yang dapat menular kepada manusia, serta penyakit sapi gila atau antraks.

Saat ini Tim DKPP sudah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan ekor sapi perah. Seperti misalnya di kawasan Desa Jugo, Kecamatan Mojo. Petugas mengambil sampling darah sapi untuk dilakukan uji preparat ulas darah di lokasi serta dibawa ke laboratorium milik DKPP untuk diteliti.

Apabila ditemukan darah sapi positif penyakit menular tersebut, DKPP akan mengirimkan hasilnya ke Balai Besar Veteriner Wates, Yogjakarta guna penelitian lebih komperhenship. Namun dari pemeriksaan pada dua kecamatan yakni, Plosoklaten dan Mojo dinyatakan bebas antraks.

drh. Tri Wahyunigsih, Kasi Penyidikan Pencegahan Dan Pemberantasan Penyakit Hewan(P4H) DKPP Kabupaten Kediri mengatakan, Kabupaten Kediri menjadi daerah endemik brucellosis. Penyakit keguguran pada sapi ini biasanya terjadi pada usia kebuntingan 6 bulan ke atas, dan dapat menular pada manusia.

“Di Kabupaten Kediri bebas untuk penyakit antraks. Namun untuk brucela endemik ya. Makanya kita lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan vaksinasi,” kata drh. Tri Wahyuningsih.

Pemeriksaan kesehatan pada sapi perah ini disambut gembira oleh para peternak, karena bisa mengetahui penyakit sapi sejak dini. Berada dataran tinggi Pegunungan Wilis, wilayah Jugo menjadi sentra peternakan sapi perah dengan populasi sapi mencapai 400 ekor dan menghasilkan produksi susu hingga 2 ribu liter per hari.

“Terima kasih dan senang ya bisa ada pemeriksaan seperti ini. Sehingga kami tahu tentang kesehatan hewan ternak sapi,” kata Waluyo, Ketua Kelompok Peternak Sapi Perah Sumber Mulyo Jugo.

Dalam pemeriksaan kesehatan hewan ternak, selain melakukan surveilen, pihak DKPP juga memberikan obat-obatan dan vitamin untuk sapi serta akan melakukan vaksinasi sebagai tindak lanjut. Sementara itu, untuk mencegah terjangkitinya brucellosis, peternak diimbau untuk selalu menjaga kebersihan kandang serta hewan peliharannya. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar