Pendidikan & Kesehatan

Gubernur Jatim: Orang Tua Harus Paham Sistem Zonasi PPDB

Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hari ini menggelar Sosialisasi dan Pengarahan Kepala Sekolah SMA, SMK dan PK-PLK Negeri Se Jatim Tentang Bawa Bhakti Satya “Jatim Cerdas”, di Gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (11/4/2019).

Salah satu materi yang disampaikan Khofifah adalah alokasi pagu PPDB Jatim yang dirasa masih membuat banyak pertanyaan dari wali murid, khususnya sistem zonasi. Alokasi Pagu PPDB dengan sistem Zonasi harus 90 persen dari daerahnya sendiri termasuk 20 persen mitra warga. Sedangkan 10 persen sisanya dibagi dari Jalur Prestasi (5 persen) dan Jalur Perpindahan Orang Tua (5 persen).

“Zonasi ini cukup banyak pertanyaan dari wali murid, saya merekomendasikan seluruh cabang dinas dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota bisa segera berkoordinasi dengan para Kepala Sekolah SMP SMA SMK dan Aliyah di lingkungannya,” ujar Khofifah.

Khofifah pun memastikan agar sosialisasi hari ini harus masif agar para wali murid mengetahui bagaimana mekanisme zonasi. Karena menurutnya sistem zonasi ini mampu meminimalisir anggapan adanya sekolah favorit, terbaik dan Unggulan pada suatu sekolah, serta dengan demikian akan terwujudnya pemerataan peserta didik berprestasi di tiap daerah.

Sekolah pun mampu bersaing dengan sekolah lainnya dalam peningkatan mutu dan kualitas akses dan layanan sekolah. Serta memungkinkan pemenuhan kuota di sekolah sekolah yang biasa sepi peminat. Yang paling penting pula, biaya pendidikan menjadi lebih hemat dan efisien serta, kontrol orang tua terhadap anaknya tetap terjaga. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar