Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah pendaftar kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pilkada serentak 2024 di Sumenep membludak hingga melebihi kebutuhan.
Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Muhlis mengaku bersyukur dengan banyaknya pendaftar KPPS hingga melebihi kebutuhan. Baginya itu menunjukkan tingginya minat masyarakat.
“Ini berarti antusias masyarakat cukup tinggi untuk mendaftar KPPS,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).
Ia menjelaskan, KPPS yang dibutuhkan dalam Pilkada Sumenep sebanyak 13.797 orang untuk 1.971 TPS, dengan rincian 7 orang di setiap TPS. Sedangkan total yang mendaftar KPPS sebanyak 14.978.
Karena jumlah pendaftar melebihi kebutuhan, maka Panitia Pemungutan Suara (PPS) melakukan seleksi terhadap para pendaftar KPPS. Namun seleksi tersebut hanya berupa seleksi administrasi.
Menurut Muhlis dari berkas pendaftaran calon anggota KPPS, akan dipilih yang dari sisi kualifikasinya lebih bagus. Misalnya untuk kualifikasi pendidikan, antara S1 dan SMA. Poinnya akan lebih tinggi yang SMA. Selain itu yang juga menjadi pertimbangan adalah pengalaman sebagai penyelenggara.
“Kalau pernah menjadi penyelenggara, tentu akan lebih tinggi nilainya. Tapi tentu saja akan kami lihat juga bagaimana track record-nya ketika menjadi penyelenggara. Kalau baik bisa kita ambil, kalau jelek ya lebih baik diisi pendaftar lain saja,” paparnya.
Karena itu, ia meminta masyarakat ikut aktif memberikan masukan, agar kualitas para calon anggota KPPS bisa dipertanggungjawabkan. “KPPS ini perannya sangat penting, karena akan menjadi ujung tombak saat hari H Pilkada. Karena itulah, masukan masyarakat juga sangat kami butuhkan,” tandasnya. [tem/beq]






