Surabaya (beritajatim.com) – Pihak kepolisian sudah mengidentifikasi pelaku pembobolan rumah di Jalan Keputran Kejambon, Genteng, Kamis (08/05/2025) kemarin. Pelaku disebut adalah tetangga korban berinisial F.
“Sudah kami kantongi identitasnya. Saat ini masih pengejaran,” kata Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi Beritajatim.com, Jumat (16/05/2025).
Vian menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada alat bukti termasuk handphone yang ditinggalkan pelaku. Namun, saat ini pelaku disebut sedang kabur dan polisi masih melakukan pengejaran.
“Mohon bersabar. Insya Allah dalam waktu dekat akan kami tangkap,” tegasnya.
Sementara itu, korban RK berharap polisi bisa menghukum pelaku agar menimbulkan efek jera. Walaupun uang yang hilang Rp 2,7 juta itu sudah diikhlaskan, ia mengaku masih trauma dengan kejadian itu.
“Saya sekeluarga trauma, Mas, pokoknya saya ingin dikasih efek jera, padahal saya sama suami bubuk di ruang tamu, kelihatan dari luar, lah kok berani, masya Allah sungguh nekat,” paparnya.
Diketahui sebelumnya, rumah warga Surabaya berinisial RKY di Jalan Keputran Kejambon Gang 2 nomor 88, Genteng Surabaya, Kamis (08/05/2025) sekitar pukul 03.00. Dari aksi itu, korban menemukan tas berisi handphone dan dasi sekolah pelaku serta sandal.
RKY mengatakan, kejadian pencurian itu sekitar pukul 03.00 dini hari. Saat kejadian, kampungnya sedang sepi. Rumah yang menjadi lokasi pembobolan pun dalam kondisi berantakan karena sedang renovasi.
“Saya bangun tengah malam habis dari kamar mandi lihat ada seorang lelaki akan meninggalkan ruang tamu dan melompat pagar,” kata RKY, Kamis (15/05/2025).
Ia pun spontan berteriak maling hingga membangunkan suaminya. Saat itu suaminya berhasil menarik pelaku. Namun, pelaku tetap berhasil kabur.
“Setelah itu saya teriak malingnya langsung mau lompat pagar dan suami saya keluar tarik-menarik kemudian kena tasnya dan sandalnya tertinggal,” jelasnya.
Pelaku berhasil kabur. Saat itu daripada memilih mengejar pelaku, suami korban lebih memilih menenangkan RKY yang saat itu shock. Usai tenang, suami korban memilih mengejar pelaku namun sudah kehilangan jejak. (ang/but)






