Pasuruan (beritajatim.com) – Kurang lebih enam besi penutup gorong-gorong di Kota Pasuruan hilang dicuri orang. Salah satunya yakni di jalan Hasanudin tepat di depan toko material di seberang Gedung Yayasan Pendidikan Pancasila.
Hilangnya penutup jelas berbahaya karena bisa membuat orang lewat terporosok ke gorong-gorong. Oleh sebab itu, warga sekitar secara suka rela menutup lubang gorong-gorong dengan ban bekas. Tak hanya itu warga juga mengitari lubang dengan tali berwarna kuning dan hitam.
“Besinya hilang sejak Kamis (19/1/2023) pagi kemarin, padahal sorenya sewaktu pulang kerja besinya masih ada. Jadi lubangnya aku tutup dengan ban bekas agar orang yang melintas tahu,” kata Saiful, warga sekitar, Senin (23/1/2023).
Sementara itu seorang tukang becak bernama Ali sempat melihat tiga orang yang mencurigakan pada malam harinya. Ali melihat ada dua unit sepeda motor yang mendekat di salah satu gorong-gorong.

Namun wajah kegita orang itu tak begitu jelas dikarenakan terhalang sepeda motor dan kondisi malam hari. Ketika orang pergi, Ali baru menyadari bahwa penutup besi hilang.
“Sewaktu tiga orang itu pergi, saya sempat menghampiri lokasi mereka berhenti. Hampir saja saya terperosok ke dalam gorong-gorong, karena kondisinya sangat gelap,” kata Ali.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Pasuruan, Roni Abbas akan mencari pelaku pencurian tutup besi. Rencananya, pihaknya akan bekerjasama dengan Dishub Kota Pasuruan dan Polres Kota Pasuruan.
“Sementara kita data dulu dengan bertanya di Kelurahan, Dishub, dan Polres Kota. Mungkin orang yang mengambil terpantau CCTV sehingga nanti bisa langsung koordinasi dengan pihak kepolisian,” kata Roni. [ada/but]






