Surabaya (beritajatim.com) – Pencarian Muhamad Agus (24) pendaki asal Cengkareng, Jakarta Barat, yang dilaporkan hilang di Jalur Sekartaji, Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk pada Rabu (9/10/2024) lalu memasuki hari kelima.
Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro bernama Novix Heryadi mengatakan, hari ini sebanyak 130 petugas gabungan dikerahkan. Dengan membagi tim SAR empat ‘Seach and Rescue Unit’ atau SRU.
“SRU pertama melakukan pencarian dari atas titik lokasi diduga hilangnya survivor (Agus) hingga ke titik turun. Untuk menyusuri kemungkinan korban terjatuh di tebing,” kata Novix, Senin (14/10/2024) siang.
Sedangkan, SRU pertama nanti turut menyusuri di wilayah sungai bawah. SRU kedua mencari di tebing di kiri bawah Pos Sekartaji dan SRU ke-tiga pencarian mulai dari Sabana bawah Pos Sekartaji menuju atas.
“Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan pemantauan udara di area pepohanan dan sungai menggunakan drone thermal oleh tim SRU empat, ” jelas dia.
Selain itu, lanjut Novix, kendala pencarian pendaki Agus ini adalah terjalnya medan serta faktor alam lain, seperti tebing yang curam hingga angin kencang.
“Kesulitan selama empat hari pencarian ini tebing yang curam dan jalur penyisiran yang terjal. Angin tadi pagi juga kencang” pungkas Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro itu.
Diketahui sebelumnya, pendaki bernama Muhamad Agus dikabarkan hilang saat menuruni puncak Limas (Wilis) bersama dua orang temannya, Rabu, pukul 10.00 WIB. Agus mendaki bersama Hari dan Aris. [ram/beq]






