Bojonegoro (beritajatim.com) – Proses pencarian sepasang suami istri yang hilang diduga hanyut terseret arus anak sungai Kali Pacal, turut Desa Jari Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro diperluas. Area pencarian ditetapkan hingga muara sungai di Waduk Pacal, Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Laela Noer Aeny mengatakan, dalam proses pencarian korban hilang yang diduga terseret arus sungai saat meluap itu diperluas. Selain proses pencarian di sekitar lokasi dugaan awal hilangnya korban, pencarian dilakukan hingga muara sungai.
Pencarian dengan sistem sisir sungai itu dibagi menjadi tiga unit atau SRU. SRU pertama fokus melakukan penyisiran di lokasi awal dugaan korban hanyut. Kemudian SRU kedua melakukan penyisiran dari sungai di Desa/Kecamatan Gondang hingga Waduk Pacal. Dan SRU ketiga penyisiran di area Waduk Pacal menggunakan perahu karet.
“SRU pertama fokus melakukan pencarian di titik awal yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban,” ujar Laela Noer Aeny. Selasa (24/12/2024).
Pencarian pasangan suami istri yang hilang diduga terseret arus sungai, atas nama Karbin dan Dinik asal RT 06 RW 03 Desa Jari Kecamanatan Gondang Kabupaten Bojonegoro itu dilakukan Tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD Jatim, BPBD Bojonegoro, TNI, Polri, Brimob, Damkarmat, potensi relawan, serta masyarakat setempat.
Untuk diketahui, korban hilang diduga terseret arus anak sungai Kali Pacal itu saat keduanya sedang berada di tegalan atau sawah. Sebelum pulang di wilayah Kecamatan Gondang terjadi hujan deras yang menyebabkan debit sungai meningkat dan arusnya deras.
Sementara untuk menuju ke tegalan yang digarap korban harus menyeberangi sungai. Saat menyeberang sungai yang sedang meluap itu diduga keduanya terseret arus dan hilang. [lus/beq]






