Mojokerto (beritajatim.com) – Memasuki hari ketujuh, Senin (30/12/2024) upaya pencarian korban ceburkan diri ke Sungai Brantas, TH (24) di pintu air Rolak 9 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/12/2024) malam belum membuahkan hasil.
Sehingga upaya pencarian masih dilakukan Tim SAR Gabungan.
Sebelumnya, sejak hari kelima yakni (28/12/2024) Tim SAR Gabungan sudah memperluas radius pencarian hingga ke kawasan muara Sungai Tlocor, Kabupaten Sidoarjo.
Pencarian melibatkan lima search and rescue unit (SRU) dari sejumlah unsur gabungan. Empat SRU menyusuri aliran Sungai Brantas menggunakan perahu karet.
“Satu SRU melakukan pemantauan jalur darat. Dari Dam Rolak Songo, Jembatan Kelling, Jembatan Ngrame, Jembatan Tanjangrono sampai Jembatan Porong, namun hingga kemarin belum membuahkan hasil sehingga upaya mencari masuk dilakukan,” ungkap On Scene Commander (OSC), Gani Wiratama.
Sebelumnya, seorang pemuda terjun ke Sungai Brantas tepatnya di pintu air Rolak 9 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/12/2024) malam. Sebelum terjun, korban menitipkan sepeda motor Honda Beat nopol S 3291 NAW warna hitam.
Korban diketahui atas nama TH (24) asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya menceburkan diri, korban sempat mampir ke warung kopi yang ada di sekitar pintu air Rolak 9. Tak lama korban menitipkan sepeda motor miliknya kepada pengunjung warung lain dan terjun ke Sungai. [tin/ted]






