Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga Kabupaten Bojonegoro, Anwar Soleh, nekat datang ke pendopo. Dia ingin memastikan keberadaan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, berada di tempat kerjanya.
Anwar nekat melakukan aksinya lantaran mendapat kabar Anna sedang kunjungan ke Jerman. Dia ingin memastikan kebenaran dari berita itu dengan cara datang ke pendopo.
“Saya kemarin hanya mempertanyakan kebenaran berita yang berkembang di masyarakat akan perginya Bupati Bojonegoro ke Jerman,” ujar Anwar Soleh, Selasa (19/4/2022).
Mantan Ketua DPRD Bojonegoro tersebut juga mendatangi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bojonegoro Triguno Sujono Prio. Kepada Anwar, Triguno mengaku tidak mengetahui keberadaan Anna sejak kemarin, dan hanya dapat info Sang Bupati sedang keluar kota.
“Kita tidak tahu, karena tidak ada surat rekomendasi dari Kemendagri, kalau pergi ke luar negeri harus mendapatkan surat rekomendasi dan saat ini bupati hanya keluar kota,” ujar Triguno.
Sementara Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Sukur Priyanto, menegaskan sebenarnya tidak ada masalah jika seorang pejabat publik, seperti bupati atau wali kota dan lainnya melakukan lawatan ke luar negeri. Dengan catatan selama perjalanan dilakukan sesuai mekanisme yang ada.

“Sebenarnya pejabat publik sah-sah saja jika bepergian ke luar negeri jika sesuai mekanisme yang ada. Termasuk misalnya bupati harus ada izin dari Kemendagri untuk bepergian ke luar negeri,” jelasnya.
Namun, agar tidak berkembang isu yang justru kurang baik, Ketua DPC Partai Demokrat itu menyarankan Dinas Kominfo terbuka soal lawatan bupati ke luar negeri tersebut. Itu jika benar Anna pergi ke luar negeri.
“Lawatan ke manapun sah dan boleh, jutru kominfo harus menyampaikan kepada publik kegiatan bupati. Tidak ada masalah jika disampaikan ke publik secara terbuka, mungkin dalam rangka kerjasama dagang, bisnis, kebijakan, dan lain-lain,” pungkasnya. [lus]






