Ponorogo (beritajatim.com) – Seorang pemuda di Ponorogo dilaporkan hilang diduga tenggelam di Waduk Bendo. Ia tenggelam di waduk yang berada di Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo Ponorogo itu, saat menjaring ikan di waduk tersebut pada hari Sabtu (21/12) sore kemarin.
Korban yang tenggelam itu, bernama Karyono, warga Desa Temon Kecamatan Sawoo Ponorogo. Pemuda 22 tahun itu, mencari ikan bersama dengan pamannya, yang bernama Parni (50). Korban diduga terpeleset saat menebar jala. Celakanya, ternyata korban tidak bisa berenang, dan akhirnya tenggelam. Sejak Sabtu malam pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan dan masyarakat sekitar
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menegaskan bahwa pencarian akan dilakukan sesuai prosedur, yakni selama 7 hari. Petugas gabungan dari Basarnas Pos SAR Trenggalek, BPBD Ponorogo dan relawan dari SAR MTA melakukan pencarian terhadap korban sejak semalam.
“Kami berusaha maksimal agar korban segera ditemukan,” Masun.
Tim SAR gabungan bersama BPBD Ponorogo mengerahkan 3 perahu karet dan 40 personel untuk melakukan pencarian yang kini memasuki hari kedua. Metode penyisiran dilakukan di permukaan waduk, dengan membagi tim menjadi beberapa kelompok. Dimana beberapa kelompok melakukan penyisiran di sekitar lokasi awal tenggelam, dan satu kelompok melakukan pencarian dengan memantau di darat.
“Ada 3 kelompok yang menyisir sekitar lokasi awal tenggelam dan 1 kelompok berada di darat untuk memantau,” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo Prasetyo.
Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan. Petugas gabungan pun terus melakukan penyisiran di radius 100 meter dari lokasi awal korban tenggelam. [end/aje]






