Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim menyiagakan ratusan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dan tenaga kesehatan (nakes) selama arus Mudik Lebaran 2024.
“Ketersediaan fasyankes tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pemudik,” ujar Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, ditulis Minggu (7/4/2024).
Ada sekitar 428 rumah sakit, 972 puskesmas, 217 pos kesehatan serta griya sehat yang tersebar di 5 kabupaten/kota dan Public Safety Center (PSC) 119 yang tersebar di 35 kabupaten/kota. “Untuk 3 kabupaten/kota yang belum memiliki PSC 119 tetap disiagakan tim melalui dinas kesehatan kabupaten/kota,” kata Adhy.
Ia menambahkan bahwa selain fasyankes, akan ada tim nakes yang terdiri dari dokter, perawat, sanitarian, nakestrad, driver dan ambulans, yang akan ditempatkan di seluruh fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Erwin Astha Triyono mengimbau kepada seluruh masyarakat Jatim untuk menjaga kesehatan selama bulan puasa, khususnya saat mudik lebaran.
Menurutnya, saat berpuasa pola makan dan minum berubah. Karena itu, penting untuk mengatur pola makan dengan menu gizi seimbang serta menyediakan nutrisi yang cukup untuk tubuh.
“Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka serta minum air yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi,” ujar Erwin.
Ia mengaku, pihaknya telah menyediakan konten edukasi kesehatan termasuk pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat melalui media promosi kesehatan maupun media social.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan dan skrining kesehatan kepada pengemudi angkutan lebaran di Terminal Bungurasih pada tanggal 2 April 2024.
Berdasarkan data dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik lebaran secara nasional mencapai 193,6 juta orang, angka tersebut naik sebesar 56,38 persen dari tahun 2023. Dari jumlah tersebut, sekitar 31,3 juta atau 16,2 persen pergerakan masyarakat diprediksi akan berlangsung di Jatim. [ipl/suf]






