Blitar (beritajatim.com) – Seorang pemotor yang mengendarai Kawasaki Ninja bertindak arogan. Pemotor itu menganiaya seorang polisi cepek di Jalur Blitar- Tulungagung, tepatnya di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Tindakan arogan tersebut terjadi pada Selasa (11/4/2023) dan terekam kamera CCTV. Korban diketahui bernama Muali (49), yang mengalami memar pada wajah lantaran dipukul pemotor.
“Jadi korban Muali mengalami memar di bagian wajah setelah mendapatkan satu kali pukulan dari pengendara sepeda motor Ninja,” ujar saksi yang melihat kejadian itu, Heri Tristiawan, Rabu (12/4/2023).
Peristiwa itu terjadi saat Muali sedang bertugas sebagai polisi cepek. Saat itu dari arah Tulungagung melaju sebuah truk yang hendak belok ke selatan.
Muali berusaha memberhentikan kendaraan dari arah berlawanan (kota Blitar) untuk memberi kesempatan truk tersebut berbelok ke selatan. Namun, dari arah jauh sebuah sepeda motor Ninja melaju kencang dan menerobos pemberhentian Muali.
Bahkan pengendara tersebut sempat “mbleyeri” atau menarik gas motor untuk mengejek polisi cepek tersebut. Muali yang merasa emosi, akhirnya meneriaki pengendara sepeda motor Ninja tersebut.
Baca Juga:
Tak Ikut Antre, ASN Blitar Justru Dapat Jatah Tukar Uang
Merasa tersinggung pengendara sepeda motor Ninja itu kemudian berbalik arah dan langsung menghampiri Muali. Sempat terjadi cekcok, hingga akhirnya pengendara itu langsung menghajar Muali.
Polisi cepek yang setiap sore bekerja menyeberangkan kendaraan itu pun mengalami luka memar di pipi setelah mendapatkan satu kali pukulan dari pengendara Ninja.
“Tidak ada kata umpatan hanya Muali meneriaki saja, kemudian pengendara motor balik arah dan langsung itu melakukan pemukulan,” paparnya.
Aksi penganiayaan itu berakhir setelah warga sekitar melerai keduanya. Warga pun berusaha menenangkan pengendara sepeda motor ninja yang masih tersulut emosi dan terus menantang polisi cepek tersebut.
“Jadi pengendara itu terus menantang pak ogah itu yang sudah sakit di bagian wajah setelah di pukulnya,” pungkasnya.
Video CCTV penganiayaan yang dilakukan oleh pengendara motor Ninja itu pun viral di medsos. Unit Reskrim Polsek Sanankulon pun langsung mendatangi lokasi dan rumah korban.
Baca Juga:
Lama Antre, Warga Blitar Kecewa Tak Dapat Jatah Tukar Uang
Permintaan keterangan saksi termasuk korban juga telah dilakukan oleh Polsek Sanankulon. Sementara untuk identitas pelaku penganiayaan hingga kini belum diketahui.
“Anggota sudah ke lokasi dan rumah korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” kata AKP. Mohammad Rochan, Kasi Humas Polres Blitar Kota.
Kini Polisi tengah memburu pelaku penganiayaan yang mengendarai sepeda motor ninja tersebut. Polisi juga tengah meneliti CCTV penganiayaan untuk mengungkap siapa pelakunya.
“Pelaku penganiayaan kini kami sedang cari dan selidiki,” pungkasnya. [owi/beq]






