Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan memastikan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) akan segera dicairkan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp15,7 miliar untuk memenuhi hak ribuan pegawai di lingkungan pemkot.
Penyaluran dana tersebut dilakukan secara bertahap agar seluruh ASN menerima haknya sebelum masa libur Lebaran dimulai.
Kebijakan percepatan pencairan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya beli para pegawai dalam memenuhi kebutuhan keluarga saat hari raya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pasuruan Mochammad Amien mengatakan dasar hukum pencairan THR telah tersedia sehingga proses penyaluran dapat segera dilakukan.
“Sekarang regulasinya sudah turun, sehingga proses pencairan THR bisa segera dilakukan,” jelasnya, Jumat (13/3/2026).
Amien menjelaskan alokasi Rp15,7 miliar tersebut mencakup pembayaran tunjangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.
Kebijakan tahun ini juga mencakup PPPK paruh waktu yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan publik di tingkat kota.
Menurut Amien, keikutsertaan mereka sebagai penerima THR merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja seluruh aparatur yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
“Penerimanya meliputi PNS dan PPPK, termasuk PPPK paruh waktu karena mereka bagian dari aparatur sipil negara,” tambahnya.
Komponen tunjangan yang diterima pegawai meliputi gaji pokok serta berbagai tunjangan melekat lainnya sesuai ketentuan penggajian yang berlaku.
Besaran THR yang diterima masing-masing pegawai akan disesuaikan dengan masa kerja dan golongan.
Sementara bagi PPPK paruh waktu, penghitungan besaran tunjangan dilakukan secara proporsional sesuai dengan durasi pengabdian mereka.
Pemerintah Kota Pasuruan berharap pencairan dana tersebut dapat turut mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan menjelang Lebaran.
Dengan dana miliaran rupiah yang beredar di masyarakat, para ASN juga diimbau tetap bijak dalam mengelola keuangan selama periode hari raya. [ada/beq]






