Kediri (beritajatim.com) – Pemkot (Pemerintah Kota) Kediri memberikan bantuan sosial kepada dua warga RT.04 RW.02 Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren. Rumah dua warga tersebut ludes terbakar.
Bantuan yang diberikan Pemkot Kediri melalui Dinsos (Dinas Sosial) berupa bahan makanan, selimut, dan tenda yang bisa dipakai korban selama proses pemulihan dari musibah.
Kepala Dinsos Kota Kediri, Paulus Luhur Budiprasetya mengatakan, selama ini pihaknya memang telah menganggarkan dan menyiapkan bantuan korban bencana alam maupun sosial. Ini sesuai arahan Wali Kota Kediri.
Untuk proses pengajuan bantuan, Dinsos harus melakukan asesmen yang disertai surat permohonan dari pihak kelurahan.
“Saat ini ada sekitar 50 paket bantuan untuk para korban musibah dan bencana yang memang telah kita siapkan. Jenis bantuannya juga ada beberapa, misalkan bantuan kebutuhan dasar, uang tunai dan perbaikan rumah bagi korban kebakaran seperti yang dialami kedua warga Kelurahan Bawang ini,”ujarnya.

Paulus menjelaskan, bantuan yang diajukan untuk kedua korban kebakaran saat ini baru berupa kebutuhan dasar. Sedangkan bantuan uang tunai dan perbaikan rumah masih dalam proses pengurusan di Kelurahan Bawang.
“Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat sedikit membantu kedua keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan dari bencana yang dialami. Kita juga akan berupaya segera menyalurkan bantuan lainnya jika proses asesmennya telah selesai,”jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]
Kasi Perlindungan Sosial Korban bencana Alam dan Bencana Sosial Dinsos Kota Kediri, Yoyok Triantoro mengatakan, hampir seluruh bagian rumah yang terbakar berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran Kota Kediri. Dalam pemadaman itu, petugas menerjunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran.
Menurutnya, kebakaran tersebut diakibatkan percikan api yang terjadi di SPBU mini milik salah satu korban bernama Febi. Api merembet dari dispenser ke rumah Febi dan rumah Sri Fatimah yang berada tepat di sebelahnya.
Akibat kebakaran tersebut, tak hanya rumah kedua korban, keluarga Febi Adi Pangestu dan Sri Fatimah juga harus kehilangan kendaraan pribadi mereka berupa 3 unit motor dan 1 unit mobil. “Alhamdulillah selain kerugian materiil tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Yoyok juga telah memastikan kedua keluarga korban memiliki tempat tinggal, menurutnya Keluarga Bu Sri Fatimah saat ini tinggal di rumah bagian belakang yang kebetulan tidak ikut terbakar, sedangkan keluarga Febi Ady Pangestu saat ini tinggal bersama orang tuanya di Dusun Balong, RT.39 RW.09, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
“Untuk sementara keluarga korban telah memiliki tempat berteduh, sembari menunggu bantuan lainnya yang sedang dalam proses,”ungkapnya.
Sementara itu dikesempatan yang sama, Kepala Kelurahan Bawang Zainal Abidin saat ditanya sejauh mana proses bantuan sosial uang tunai dan perbaikan rumah mengungkapkan bahwa hari ini surat permohonan baik bantuan uang tunai dan perbaikan rumah sudah diajukan ke Walikota Kediri dan OPD terkait.
“Saya berharap permohonan bantuan yang telah kami ajukan segera di asesmen agar kedua korban bisa kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Zainal berharap kedua keluarga korban dapat bersabar dan tabah menghadapi bencana yang dialami, tak lupa ia juga meminta doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Kota Kediri agar para korban kebakaran bisa segera memperoleh bantuan perbaikan rumah.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Bapak Febi dan Ibu Sri Fatimah. Insyallah kami akan siap membantu sampai bantuan untuk kedua korban tersalurkan,” ujarnya. [nm/beq]






