Blitar (beritajatim.com) – Pemkot Blitar merogoh anggaran sebesar Rp200 juta untuk membenahi drainase di Jalan Serayu. Drainase tersebut akan dilakukan pelebaran 30 centimeter dari ukuran asal.
Awalnya, lebar drainase di Jalan Serayu adalah 70 centimeter. Dengan perbaikan ini, saluran drainase tersebut akan dilebarkan menjadi 100 centimeter.
“Kami anggarkan Rp200 juta untuk perbaikan saluran drainase di Jalan Serayu,” kata Joko Pratomo, Kabid Bina Marga & SDA Dinas PUPR Kota Blitar, Selasa (29/11/2023).
Pelebaran saluran drainase ini dilakukan dalam rangka antisipasi banjir ketika musim hujan tiba. Sebelumnya jalan Serayu memang rawan terjadi genangan saat musim hujan tiba.
BACA JUGA:
Guru di Blitar Berlomba Ikuti Sertifikasi Guru Penggerak
Bahkan pada musim hujan tahun lalu, air dari saluran drainase meluap hingga ke jalanan dan permukiman warga. Sehingga Pemkot Blitar berinisiatif melakukan pengerukan dan pelebaran saluran drainase di jalan Serayu. Pembangunan saluran drainase ini diharapkan selesai sebelum musim hujan tiba.
“Perbaikan saluran air di Jalan Serayu ini dilakukan karena ketika musim hujan air di saluran air itu meluap hingga ke badan jalan,” imbuhnya.
Selain melakukan pengerukan dan pelebaran saluran drainase, PUPR Kota Blitar juga akan membongkar dan menata kembali dacker atau penutup saluran air yang sebelumnya dibangun oleh warga.
BACA JUGA:
Harga Beras Melambung, Warga Blitar Serbu Operasi Pangan
Semua proses pengerjaan pelebaran saluran drainase ini diharapkan selesai pada akhir pekan 3 bulan Desember. Sehingga ketika Kota Blitar memasuki musim penghujan saluran drainase di Jalan Serayu sudah bisa berfungsi normal.
“Tentu kami berharap saluran ini bisa berfungsi dengan baik agar tidak lagi terjadi banjir dan air bisa tetap dimanfaatkan warga untuk irigasi,” tutupnya. [owi/beq]






