Batu (beritajatim.com) – Dalam upaya meningkatkan penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kota Batu bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) pada hari Rabu (17/7/2024). Acara yang berlangsung di Balaikota Among Tani Batu ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai dan Direktur IT & Digital Bank Jatim Zulhelfi Abidin.
Zulhelfi Abidin menjelaskan bahwa peluncuran KKPD ini merupakan bukti komitmen Bank Jatim dalam mendukung program kerja Pemerintah Kota Batu dalam bidang ETPD. “Kami siap mendukung Pemkot Batu untuk meningkatkan ETPD demi terwujudnya efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya melalui KKPD,” ujarnya.
Peluncuran KKPD bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurangi potensi kecurangan dalam transaksi tunai, serta mendorong inovasi daerah. KKPD juga memudahkan pejabat pelaksana APBD untuk melakukan pembelian barang/jasa melalui e-payment, mendukung percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).
Penggunaan KKPD juga diharapkan dapat mempercepat administrasi dan menyajikan data transaksi secara transparan, sehingga meningkatkan akuntabilitas pemerintah kepada publik. “Dengan KKPD, UMKM di Jawa Timur dapat lebih terlibat dan berkembang seiring dengan P3DN. Sebagian besar transaksi KKPD, sekitar 40 persen, dapat terserap melalui UMKM. Di Jawa Timur, terdapat 29 kabupaten dan 9 kota dengan lebih dari 5000 SKPD dan jutaan UMKM. Potensi ini harus dioptimalkan,” tambah Zulhelfi.
Implementasi digitalisasi keuangan daerah menjadi sangat penting di era saat ini. Digitalisasi mendukung tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien, mendorong transparansi, serta mempercepat transaksi pemerintah daerah. Penggunaan KKPD oleh pemerintah daerah telah diwajibkan oleh pemerintah pusat, untuk pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batu dan Jawa Timur,” ujar Zulhelfi.
Aries Agung Paewai, Pj. Wali Kota Batu, menambahkan bahwa penggunaan KKPD di Kota Batu akan terus didorong agar seluruh perangkat daerah dapat menggunakannya. Ia berharap KKPD dapat meningkatkan serapan anggaran di Kota Batu.
“Perangkat daerah yang menggunakan KKPD juga harus mengawasi penggunaannya. Kami berharap KKPD dapat memberikan manfaat positif bagi produk lokal, terutama dalam pengadaan belanja barang dan jasa,” pungkasnya. [rea/beq]






