Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, berencana membantu meringankan beban masyarakat terdampak cuaca ekstrem di Desa Panaan, dan Desa Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan, Selasa (16/1/2024) lalu.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, sedikitnya terdapat 51 unit rumah di dua desa berbeda di Kecamatan Palengaan, rusak akibat hujan lebat dan angin kencang.
“Kami mulai mencoba menghitung jumlah kerugian yang dialami warga akibat musibah angin kencang. Sehingga keberadaan pemerintah dapat dirasakan dengan membantu dan meringankan beban masyarakat terdampak,” kata Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, Kamis (18/1/2024) kemarin.
Baca Juga: 51 Rumah di Pamekasan Rusak Akibat Cuaca Ekstrem
Hanya saja mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, menyesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah. “Tentunya besaran bantuan itu nantinya kita sesuaikan dengan ketersediaan maupun kemampuan anggaran keuangan daerah,” ungkapnya.
Untuk diketahui, saat mengunjungi masyarakat terdampak cuaca ekstrem di Palengaan. Masrukin didampingi Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), serta Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para keluarga korban terdampak cuaca ekstrem. Baik di Desa Panaan, Desa Potoan, maupun Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen. [pin/kun]






