Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali mengusulkan calon sapi bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden untuk Hari Raya Iduladha 2026.
Saat ini, proses pengajuan masih menunggu verifikasi dan keputusan akhir dari tim Sekretariat Presiden (Setpres).
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, mengatakan tahun lalu Magetan memperoleh satu ekor sapi bantuan Presiden. Tahun ini, pihaknya kembali diminta menyiapkan calon sapi yang memenuhi syarat.
“Seperti tahun kemarin kita mendapatkan satu bantuan sapi dari Bapak Presiden, namanya sapi Banmas Presiden. Tahun ini kami juga diinformasikan dari provinsi untuk menyiapkan calon sapi yang akan diajukan,” ujarnya.
Menurutnya, Disnakan Magetan telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah peternak yang memiliki sapi berukuran besar atau ekstrem. Beberapa sapi yang dinilai memenuhi syarat telah diusulkan ke pemerintah pusat.
“Kami sudah monev beberapa peternak yang punya sapi ekstrem. Sudah kami usulkan, tapi saat ini masih dalam proses di tim Setpres,” katanya.
Nur Haryani menyebut keputusan final terkait diterima atau tidaknya usulan tersebut diperkirakan akan diketahui dalam waktu dekat.
“Mungkin minggu depan informasi fix-nya sudah keluar, finalnya seperti apa nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” tambahnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria khusus untuk sapi Banmas Presiden. Selain harus sehat dan layak dijadikan hewan kurban, bobot sapi juga harus memenuhi ketentuan tertentu.
“Kriterianya yang pasti layak kurban, sehat, dan permintaannya spesifik di atas satu ton,” jelasnya.
Sapi yang diajukan merupakan satu ekor sapi dengan berat lebih dari satu ton. Sementara untuk jenis sapi, menurutnya tidak ada ketentuan khusus selama memenuhi syarat kesehatan dan bobot yang ditentukan pemerintah pusat. [fiq/ted]






