Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan akan memulai penyiapan lokasi baru Pasar Hewan Parang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, pada Agustus 2025.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, menyatakan, lahan seluas 5.000 meter persegi di Desa Trosono telah disiapkan untuk pembangunan pasar baru.
“Tanah sudah fixed, menggunakan tanah bengkok kepala desa yang akan dialihkan menjadi tanah kas desa melalui proses Perdes. Setelah itu bisa dibuat MOU antara pemerintah desa dengan kami selaku pengguna aset,” ujar Sucipto.
Rencana ini dilakukan karena lokasi pasar hewan yang lama dinilai tidak lagi layak. Karena berdekatan dengan sirkuit, dan sebagian tanah juga susah dipakai untuk membangun Sirkuit Parang.
“Selain itu, lahan lama juga berdampingan dengan sirkuit. Tidak pas jika pasar hewan bergabung dengan sirkuit. Maka kami pilih lokasi di Trosono yang lebih strategis dan mendukung pengembangan ke arah perbatasan Jawa Tengah,” jelasnya.
Penyiapan awal lokasi akan menggunakan dana APBD sebesar Rp200 juta. Dana ini akan digunakan untuk pematangan lahan seperti perataan dan pemasangan patok batas. Disperindag juga mengupayakan tambahan anggaran dari BKK provinsi untuk tahap pembangunan berikutnya.
“Pembangunan tahap awal dilakukan sambil menunggu proses administrasi MOU selesai. Tim khusus juga dibentuk, dipimpin oleh Sekda dan melibatkan BPKPD, DPMD, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, serta Disperindag,” tambah Sucipto.
Sementara itu, lahan eks pasar hewan di lokasi lama direncanakan akan dimanfaatkan untuk pengembangan area sirkuit dan aktivitas lainnya seperti PKL. [fiq/ted]






