Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, meniadakan kegiatan bursa kerja atau job fair untuk tahun 2026.
Sebelumnya, Pemkab Lumajang telah menggelar job fair dengan menyediakan 1.676 kuota lowongan kerja (Loker) dari 20 perusahaan besar pada 11 Oktober 2025.
Saat itu, gelaran job fair dari Pemkab Lumajang menghabiskan anggaran sebesar Rp 47 juta lebih yang bersumber dari anggaran pendapatan belajan daerah (APBD) tahun 2025.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lumajang Subechan mengatakan, anggaran yang disediakan untuk tahun 2026 sangat terbatas.
Hal itu membuat pihaknya terpaksa tidak menggelar job fair yang membutuhkan anggaran cukup besar.
“Inikan dalam sekali kegiatan anggarannya cukup besar. Karena keterbatasan anggaran job fair tahun ini sudah nggak ada,” terang Subechan, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan job fair dari Pemkab Lumajang memang tidak selalu ada untuk setiap tahunnya.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan apakah job fair yang ditiadakan tahun ini akan dimunculkan kembali pada tahun 2027 mendatang.
“Ya memang banyak petimbangan dari pemerintah, seperti tahun 2026 ini Job Fair ditiadakan sama seperti 2024. Apa seterusnya juga tidak ada belum bisa dipastikan,” tambahnya.
Sebagai pengganti job fair, Pemkab Lumajang kini menyediakan kegiatan alternatif yang diberima nama Walking Interview.
Subechan menyebut, teknis penyelenggaraan walking interview hampir sama persis seperti job fair yang mempertemukan langsung para pencarian kerja dengan perusahaan.
Namun, skala kegiatan walking interview lebih kecil karena hanya memanfaatkan fasilitas berupa ruangan aula yang dimiliki Dinas Ketenagakerjaan Lumajang sebagai lokasinya.
“Jika job fair mempertemukan banyak perusahaan dengan pencari kerja. Ini hanya bisa dipakai sebagian perusahaan saja dalam satu waktu karena memanfaatkan fasilitas ruangan yang kami sediakan,” ungkap Subechan. (has/but)






