Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, ingin lebih membumikan Alquran pada 2024. Program andalannya adalah menggelar sema’an Alqur’an di 31 kecamatan.
Bupati Hendy Siswanto menyebut Alquran adalah benteng. “Pemerintah Kabupaten Jember sangat berharap diberikan kesempatan terus untuk rutin menggelar semaan di setiap kecamatan. Kami mohon waktu pada 2024 nanti, Pemerintah Kabupaten Jember terus-menerus membumikan Alquran,” katanya, dalam penutupan Majelis Sema’an Alquran Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab, di Aula PB Soedirman, Sabtu, (2/12/2023).
“Jember ini mempunyai penduduk sangat besar. Kami mempunyai tanggung jawab terhadap 2,6 juta penduduk. Ini terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang Raya. Ikhtiar yang kami lakukan tentunya bukan hanya ikhtiar dunia, tapi ikhtiar akhirat pun sama-sama kita lakukan,” kata Hendy.
“Hablum minallah dan hablum minannas harus dilakukan bersama-sama. Saya sebagai bupati Jember, bertanggung jawab mensyiarkan dua-duanya. Mengikhtiarkan dua-duanya. Cita-cita kita mencapai baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur bukan hanya bekerja keras memperbaiki infrastruktur, tapi lebih dari itu mempersiapkan akhlak, agar kita selamat dunia dan akhirat,” kata Hendy.
Memimpin kabupaten yang dihuni mayoritas warga nahdliyyin dan santri, Hendy sering melakukan kegiatan keagamaan. Satu di antaranya yang rutin dilakukan adalah salat subuh berjemaah setiap hari yang disebut safari subuh berjemaah di masjid-masjid. Jam setengah tiga pagi, ia sudah berangkat ke masjid-masjid yang dituju sesuai jadwal.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga tengah mempersiapkan peringatan hari jadi ke-95 pada 1 Januari 2024 dengan menggelar salawat akbar Habib Syech di alun-alun. “Kami undang monggo seluruh jemaah hadir di alun-alun Jember,” kata Hendy. [wir]






