Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelontorkan beasiswa Rp 26,68 miliar tahun ini untuk 5.536 orang mahasiswa berbagai kategori yang kuliah di 44 perguruan tinggi.
Beasiswa sebesar Rp 5 juta itu diberikan masing-masing untuk 1.452 orang mahasiswa dari kalangan fakir miskin dan tidak mampu secara ekonomi. 1.132 orang mahasiswa berprestasi, 959 orang guru dan perangkat desa yang melanjutkan kuliah, dan 1.793 orang mahasiswa penerima beasiswa berdasarkan kompetisi.
Jumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq terbanyak menerima beasiswa, yakni 1.136 orang. Terbanyak berikutnya adalah mahasiswa Universitas PGRI Argopuro Jember sebanyak 791 orang dan Universitas Jember sebanyak 750 orang.
Bupati Hendy Siswanto menjelaskan program beasiswa ini kepada ratusan mahasiswa Universitas PGRI Argopuro, dalam kuliah umum di kampus tersebut, Kamis (12/9/2024). “Yang mendapat beasiswa ini wajib orang Jember,” katanya.
Beasiswa ini merupakan bagian dari upaya Hendy membangun sumber daya manusia. “Dengan kekuatan suimber daya manusia dan potensi sumber daya alam adalah pasar terbuka buat kita, buat teman-teman (mahasiswa) semua,” katanya.
“Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dengan harapan Anda kuliah dengan benar dan harus mempunyai passion, untuk nanti begitu lulus minimal bisa bekerja sendiri, dan delama kuliah bisa bekerja sama dengan Pemkab Jember. Itu harus dilakukan,” kata Hendy.
Hendy menegaskan komitmennya untuk memberikan beasiswa yang cukup, khususnya untuk mahasiswa Universitas PGRI Argopuro agar bisa terus berkembang. “Beasiswa ini tidak gratis. Beasiswa ini bukan uang Bupati. Beasiswa ini uang rakyat Jember. Maka tolong dibantu program-program pembangunan Jember,” katanya.
Hendy meminta mahasiswa dan civitas akademika Universitas PGRI Argopuro tidak segan-segan mengoreksi pembangunan di Jember. “Kalau ada yang kurang bagus, kasih tahu Bupati. Kalau ada masyarakat yang tidak mengerti, kasih tahu,” katanya.
“Saya tidak mau mengajak Anda membantu pemerintah, membagus-baguskan Bupati. Tidak. Kalau benar bagus, omong bagus. Kalau ada warga tanya, kasih tahu. Kalau ada yang kurang bagus, lapor ke Bupati, kenapa kok begini,” kata Hendy.
Rektor Universitas PGRI Argopuro Basuki Hadiprayogo berterima kasih kepada Bupati Hendy Siswanto, karena memberikan beasiswa kepada mahasiswa. “Mahasiswa kami yang notabene masyarakat Jember bisa menikmati layanan pendidikan tinggi secara gratis. Alhamdulillah,” katanya.
Basuki juga curhat soal pengalamannya pada 2020. “Kami punya pengalaman buruk dengan beasiswa Pemkab Jember. Pada 2020, kami memecahkan rekor banyaknya mahasiswa yang mengajukan DO (Drop Out) dan cuti sementara, karena beasiswa Pemkab Jember saat itu tidak bisa cair karena ada pergantian bupati saat itu. Kami berharap ke depan itu tidak terjadi lagi. Kita usahakan tidak terjadi lagi,” katanya. [wir]







2 Komentar
ya minimal merata kepada univ yg sudah mou dgn instansi terkait dan untuk mahasiswa berkependudukan jember
tpi tdk ada transparasi terkait pembukaan dn tdk pernah ada kabar univ x tsb mendapatkan informasi terkait pembukaannya👍🏼
bahkan dari maba hingga smstr 3 tdk ada info terkait beasiswa tab
Sampai semester 6 belum dapet,emang bener2 ada beasiswa??