Jember (beritajatim.com) – Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan diperbaiki tahun ini. Pemerintah Kabupaten Jember menyediakan dana Rp 26 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember 2024.
“Alun-alun akan kami bikin modern. Kami akan pasang megatron cukup besar untuk jadi sarana promosi daerah dan sarana informasi serta transparansi. Kami akan memaksimalkan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) yang terkoneksi dengan videotron di alun-alun,” kata Hendy, Jumat (19/1/2024).
Penataan juga menyangkut pedagang kaki lima dan pelaku usaha mikro kecil menengah yang selama ini berjualan di alun-alun. “Kami akan tata, tak seperti sekarang yang stay (menetap). Mereka harus mobile. Kemarin pada 2023, kami sudah bagikan gerobak yang cukup bagus. Harapannya nanti mereka mobile berkeliling alun-alun. Nanti kami atur,” kata Hendy.
Para pedagang diminta bertanggung jawab terhadap sampah di alun-alun. Menurut Hendy, pedagang yang berjualan di alun-alun harus profesional mengikuti regulasi.
“Insyaallah awal Maret (renovasi alun-alun) akan dimulai. Paling cepat pertengahan minggu ketiga Februari. PKL yang ada sekarang digeser, sebagian di Jalan Kartini, tapi tidak boleh menutup jalan. Sebelah timur saja. Tidak boleh double kiri dan kanan jalan,” kata Hendy.
Sebagian PKL lagi ditempatkan di Jalan Samanhudi pada sore hari. “Satunya lagi kami masukkan GOR PKPSO,” kata Hendy.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda mengatakan, berharap proses lelang lancar dan pada awal Februari 2024 sudah ada penandatanganan kontrak dengan rekanan. “Kami targetkan pembangunan kurang lebih lima bulan, Juni-Juli selesai,” katanya.
Rencananya di alun-alun ada air mancur, pedestrian, lintasan jogging, fasilitas toilet permanen, dan video tron. “Nanti ada patung garuda dan air mancur. Desainnya, kalau dilihat dari atas nanti, ada ornamen seperti kepak sayap garuda dengan motif di lantai granit,” kata Rahman.
Pemasangan granit berornamen ekor burung garuda, lintasan jogging, dan videotron memakan biaya paling besar. Lapangan basket dan lapangan voli akan direlokasi dari sisi timur ke barat. “Kami bangun lagi lapangannya. Fasilitas bermain anak-anak akan diletakkan di depan garuda dan air mancur,” kata Rahman.
Bagaimana dengan lapangan rumput? “Akan ada perbaikan. Tanahnya kami perbaiki, kami tinggikan, kami pasang rumput kembali,” kata Rahman.
Soal pengaturan pedagang, Rahman menyebut itu tugas Dinas Koperasi dan UMKM Jember dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. “Mereka tidak boleh menetap, dan mengikuti mekanisme pemkab. Nanti kami atur kaitan dengan alat dan bahan, juga pengaturan kebersihannya,” kata Rahman. [wir]






