Bangkalan (beritajatim.com) – Anggaran Program Universal Health Coverage (UHC) 2025 untuk warga Bangkalan telah turun dan diperkirakan mencapi Rp 55 miliar.
Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah mengatakan, di tahun 2025 anggaran untuk UHC tetap dikucurkan. Namun jumlahnya turun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun 2025 jumlahnya sebanyak Rp 55 miliar. Kalau tahun ini Rp 58 miliar,” ujarnya, Jumat (27/12).
Sementara itu, Ketua Komisi lV DPRD Bangkalan, Rokib menyampaikan, sumber anggaran program kesehatan itu tidak hanya berasal dari APBD. Namun juga bisa bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
“Jadi bukan hanya dari APBD namun bisa juga dari DBHCHT,” imbuhnya.
Ia juga meminta agar Dinkes melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk jenis penyakit yang bisa di cover oleh UHC. Selain itu penanganan UHC di tiap tingkat fasilitas kesehatan juga berbeda.
“Untuk di faskes tingkat 1 (puskesmas) itu bisa melayani sakit ringan. Sedangkan untuk sakit berat bisa ke faskes lanjutan atau ke rumah sakit,” pungkasnya.[sar/ted]






