Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempertegas komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang modern, aman, dan kompetitif melalui strategi penyederhanaan regulasi serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Investasi. Langkah taktis ini diambil untuk membuka keran penanaman modal secara lebih luas sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang hendak masuk ke wilayah Bangkalan.
Penegasan komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dalam agenda Talkshow Klinik Investasi Keliling Promosi. Di hadapan para pelaku usaha dan calon investor potensial, Bupati menekankan bahwa Bangkalan kini tidak hanya sekadar menawarkan potensi sektor unggulan, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur kebijakan yang memudahkan investor sejak tahap penjajakan awal.
“Kami menyiapkan ekosistem investasi yang ramah dan efisien. Mulai dari regulasi yang jelas, penyediaan fasilitas dasar, hingga jaminan keamanan. Ini bentuk keseriusan kami memberi kenyamanan bagi para investor,” tutur Bupati Lukman Hakim, Jumat (5/12/2025).
Pemerintah daerah saat ini terus mendorong percepatan proses perizinan, melakukan sinkronisasi kebijakan antarinstansi, serta menyusun pedoman teknis yang dapat langsung dijadikan acuan operasional oleh investor. Keberadaan Satgas Investasi secara khusus dibentuk untuk mengawal, memonitor, dan memastikan setiap tahapan investasi berjalan dinamis tanpa hambatan birokrasi.
“Investor tidak perlu ragu. Kami kawal dari awal hingga realisasi, sehingga tidak ada proses yang berbelit,” tegasnya.
Selain kesiapan regulasi yang matang, Bangkalan memiliki daya tarik ekonomi yang besar di sektor maritim, pertanian, hingga pengembangan kawasan industri. Kehadiran sembilan perusahaan di sektor maritim dan perikanan yang telah beroperasi saat ini menjadi bukti konkret bahwa daerah ini mulai dilirik secara serius oleh pelaku usaha skala besar.
Pada sektor pertanian, Bangkalan berhasil mencatatkan surplus produksi padi tahun ini. Capaian tersebut membuka peluang lebar bagi pengembangan agribisnis dan industri pengolahan hasil tani yang bernilai tambah tinggi.
Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa kombinasi antara potensi sumber daya alam, kedekatan geografis dengan Surabaya, serta regulasi yang pro-investasi merupakan modal utama Bangkalan untuk bersaing kompetitif di tingkat regional Jawa Timur maupun nasional.
“Posisi kami sangat strategis. Dengan Suramadu, Bangkalan terkoneksi langsung dengan pusat ekonomi Jawa Timur. Tinggal bagaimana kita menyiapkan kebijakan yang membuat investor merasa aman dan diistimewakan,” ujarnya. [sar/beq]






