Madiun (beritajatim.com) – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Sri Hartati di Jalan Jayanegara, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (10/6/2026) petang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski api sempat membesar dan melalap area dapur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB.
Saat kejadian, Sri baru saja pulang bekerja dan menggoreng kerupuk untuk camilan di rumahnya. Usai memasak, perempuan tersebut mengaku telah mematikan kompor. Ia kemudian beristirahat di ruang tamu sambil memainkan telepon genggam.
“Setelah selesai menggoreng saya merasa semuanya sudah aman. Saya lalu duduk di ruang tamu sambil melihat HP. Tidak lama kemudian saat menoleh ke belakang, api sudah muncul dan dapur penuh asap,” ujar Sri.
Menyadari adanya kebakaran, Sri segera memutus aliran listrik rumah untuk mencegah risiko yang lebih besar. Ia sempat berniat memadamkan api secara mandiri, namun mengurungkan niat setelah terdengar ledakan dari arah dapur.
“Saya sempat mau menyiram, tetapi tiba-tiba ada suara ledakan. Saya takut terjadi apa-apa, akhirnya keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan warga,” katanya.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah tetangga berdatangan dan membantu mengamankan lokasi sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Madiun, Agus Purwowidagdo, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.45 WIB. Setelah menerima informasi, tim gabungan langsung diterjunkan menuju lokasi.
“Begitu laporan masuk, personel Damkar, Satpol PP, BPBD bersama unsur TNI, Polri dan relawan langsung bergerak. Prioritas pertama kami memastikan penghuni rumah dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan operasional BPBD. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses pemadaman pada titik api yang berpusat di area dapur.
Menurut Agus, berkat respons cepat petugas dan bantuan warga, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
“Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” tegasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Agus menyebut sumber api sementara diduga berasal dari area dapur. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan peralatan memasak dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan dapur guna mengantisipasi terjadinya kebakaran serupa. (rbr/ted)






