Madiun (beritajatim.com) – Relawan Prabowo Peduli Petani (RPPP) menyalurkan 50 ton pupuk murah kepada para petani di dua kecamatan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pupuk tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi petani, terutama dalam hal ketersediaan pupuk bersubsidi.
Dua kecamatan yang menerima bantuan pupuk murah tersebut adalah Kecamatan Balerejo dan Kecamatan Kebonsari. Masing-masing kecamatan menerima 25 ton pupuk ZA dengan harga Rp185.000 per karung isi 50 kilogram. Padahal, harga di pasaran mencapai Rp 225.000 per karung 50 kilogram.
“Pupuk ini bukan pupuk bersubsidi pemerintah, tetapi pupuk yang selama ini dijual bebas namun harganya lebih mahal dari pupuk subsidi. Jadi Relawan urunan untuk mensubsidi pupuk untuk petani,” kata Ketua Dewan Pembina RPPP, Nanik S Deyang.
Nanik mengatakan, pupuk ZA merupakan pupuk yang sangat dibutuhkan petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi. Namun, ketersediaan pupuk tersebut di pasaran saat ini sangat terbatas, bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan.
“Petani di Jatim ini benar-benar nangis. Bagaimana tidak? Hujan masih jarang turun, terpaksa mereka menggunakan diesel atau sibel untuk peroleh air, padahal mencari solar tidak mudah, juga listrik utk sibel tokennya mahal. Di sisi lain, mencari pupuk subsidi sudah susah bahkan tidak ada lagi, maka kami Relawan Pak Prabowo mencoba meringankan petani dengan menjual pupuk murah kepada petani,” kata Nanik.
Nanik berharap, bantuan pupuk murah ini dapat membantu para petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi mereka. Ia juga berharap, pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan ketersediaan pupuk bersubsidi, sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk yang dibutuhkan. [fiq/ian]






