Bojonegoro (beritajatim.com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro tengah melakukan proses tahapan syarat pemberangkatan bagi calon jamaah haji (CJH) yang diperkirakan akan berangkat tahun ini.
Salah satunya melakukan vaksinasi dan cek kesehatan. Vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan diantaranya, vaksinasi booster Covid-19, meningitis, dan influenza yang dilakukan di masing-masing puskesmas.
“Cek kesehatan yang dilakukan bagi calon jamaah haji di puskesmas sudah 95 persen,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Yasmani, Sabtu (9/4/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”haji-bojonegoro”]
Setelah adanya penundaan keberangkatan CJH ke tanah suci Mekkah dua tahun belakangan, pihaknya memperkirakan akan ada pemberangkatan di tahun ini. Meski saat ini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah untuk mengetahui jadwal dan kuota keberangkatan.
“InsyaAllah ada (keberangkatan), tapi masih nunggu kepastian resmi dari pemerintah. Juga belum keluar kuotanya,” imbuhnya.
Menurut Yasmani jika sesuai kuota pada 2020, terdapat 1.456 CJH harusnya berangkat. Sedangkan jumlah daftar tunggu atau waiting list calon jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro sendiri ada sekitar 46 ribu orang. [lus/ted]






