Blitar (beritajatim.com) – Inisiator pemekaran wilayah Blitar Selatan, Trijanto memastikan wacana pemisahan 7 kecamatan di sisi selatan Blitar masih terus berjalan di tengah hiruk pikuk Pilkada 2024. Pria yang cukup vokal menyuarakan anti korupsi tersebut menyebut bahwa saat ini proses pemekaran dan pemisahan diri 7 kecamatan di wilayah Blitar Selatan dengan Kabupaten Blitar masih bergulir.
Dalam waktu dekat anggota presidium otonomi Blitar Selatan akan berkumpul untuk membahas beberapa kajian. Tentunya ini berkaitan dengan langkah teknis yang akan ditempuh demi mewujudkan wilayah Blitar Selatan.
“Intinya dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan semua anggota presidium Otonomi utk membahas beberapa kajian terkait pemekaran Kabupaten Blitar Selatan, lalu merencanakan langkah tindak lanjutnya. Hal ini penting dibahas mengingat progres pembangunan Blitar Selatan hingga sekarang masif statis dan stagnan. Artinya masih ada kesenjangan dalam berbagai hal yang dirasakan masyarakat,” ungkap Trijanto, Rabu (18/9/2024).
Trijanto menegaskan pemekaran wilayah Blitar Selatan ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada. Siapapun yang menang antara Rini Syarifah dan Rijanto, pemekaran Wilayah Blitar Selatan tetap akan berjalan.
Upaya pemekaran wilayah Blitar selatan ini muncul memang bukan berlandaskan politik, namun bermula dari kesenjangan yang dirasakan oleh masyarakat di 7 kecamatan yang berada di pesisir Kabupaten Blitar. Kesenjangan ini meliputi infrastruktur hingga pembangunan ekonomi.
“Nggak ada kaitannya dengan Pilkada, meskipun dipaksa untuk di kaitkan. Harusnya Bacalon kepala daerah harus mampu menanggapi isu pemekaran ini secara baik dan proporsional, karena hal ini justru bisa mengukur kualitas dan kapasitasnya sebagai calon kepala daerah. Wawasan dan intelektualitasnya harus diuji, bukan hanya isi tasnya saja yang jadi patokannya,” tegasnya.
Lebih lanjut menurutnya, wacana pemekaran wilayah ini harus jadi point perhatian khusus dari bakal Calon Bupati Blitar baik Rijanto maupun Rini. Sehingga kedua bisa mengambil kebijakan yang pas terkait wacana tersebut.
“Siapapun yang jadi nanti harus menyikapi isu pemekaran Blitar Selatan. Bagaimana respon mereka menyikapinya. Disitulah kapasitas dan kualitas wawasan dari para calon terlihat,” tutupnya.
Total ada 7 kecamatan yang bakal ikut dalam wacana pemekaran wilayah Blitar Selatan. Ketujuh wilayah tersebut adalah Kecamatan Wates, Binangun, Panggungrejo, Lodoyo, Kademangan, Bakung, serta Wonotirto. [owi/beq]






