Surabaya (beritajatim.com) – Polisi akhirnya merilis motif pelaku pembunuhan Siswi SMP di Kedung Cowek, Minggu (16/4/2023). Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah menangkap Y dan R, pelaku pembunuhan ND.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Ryzki Wicaksana menjelaskan, pelaku Y adalah mantan kekasih dari ND. Y cemburu dan sakit hati lantaran ND telah memiliki kekasih baru sehingga mencari cara untuk bertemu dengan korban.
“Tersangka Y membawa tali rafia dan pisau dari rumah lalu menjemput ND di ujung gang rumah ND, dan menuju Gudang Peluru Kedung Cowek,” ujar Arief.
Di gudang peluru Kedung Cowek, ND lantas dicekik dengan tali rafia. Saat ND lemas karena kekurangan oksigen, Y langsung menyetubuhi ND. Y pun langsung menyayat ND dengan pisau yang ia bawa sebagai langkah terakhir. Y pun sempat video call dengan temannya sembari memamerkan handphone korban.
“Selain sakit hati dan cemburu, Y juga ingin menguasai handphone merk OPPO milik korban, disini peran R membantu Y melancarkan aksinya. Dia tidak ikut menyetubuhi,” imbuh Ryzki.
Baca Juga:
Siswi SMP Diperkosa Sebelum Dibunuh di Kedung Cowek
Saat ini petugas kepolisian masih menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Y. Petugas kepolisian juga belum bisa menemukan pisau yang digunakan untuk menyayat leher ND.
“Keduanya terancam Pasal 80 ayat (3) jo 76c dan atau Pasal 81 ayat (1) jo. 76d dan atau Pasal (82) ayat (1) jo. 76e UU RI Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman pidana kurungan penjara 15 tahun,” tegas Arief.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Hasil autopsi jenazah ND di Gudang Peluru Kedung Cowek menyebutkan jika jenazah sempat diperkosa oleh Y dan diakhiri dengan sayatan di leher dengan pisau yang sudah disiapkan.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ryzki Wicaksana mengatakan jika pelaku Y memang sudah berniat menghabisi ND. Y sudah membawa pisau dan tali rafia dari rumah ketika janjian bertemu di gudang peluru Kedung Cowek.
“Korban dicekik hingga lemas. Mulutnya dilakban. Saat korban lemas, Y menyetubuhi ND dan diakhiri dengan luka sayat di leher,” ujar Ryzki, Kamis (11/5/2023).
Baca Juga:
Kriminolog Ubaya Duga Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Kedung Cowek Faktor Gaya Hidup
Sementara, tersangka R yakni teman Y berperan membantu persiapan Y. Ia disebut tidak ikut menyetubuhi ND di gudang peluru Kedung Cowek.
“Saat ini kami masih mencari pisaunya,” imbuh Ryzki.
Usai melakukan hal tersebut, Y dan R pulang seperti biasa. Dari keterangan polisi, Y adalah siswa putus sekolah yang sehari-hari tinggal Wonokromo. Sedangkan R merupakan teman Y yang masih seumuran dengan korban dan sekolah di salah satu SMP di Surabaya.
“Apakah ini pembunuhan berencana ? Masih kita dalami ya teman-teman,” tegas Arief. [ang/beq]






