Pasuruan (beritajatim.com) – Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron telah melakukan sosialisasi pembangunan bedah rumah. Sosialisasi ini sudah dilakukan beberapa waktu lalu, namun sampai saat ini masih belum dilaksanakan.
Rumah yang nantinya akan dibedah terdapat sebanyak 1.172 unit pada tahun ini. Dari keseluruhan unit yang didaftarkan tidak semua akan bisa dilaksanakan.
Hal ini dikarenakan sebagian unit masih menunggu P-APBD yang masih belum disahkan. Sedangkan ratusan rumah yang terdaftar juga masih menunggu verifikasi kelayakan.“Hanya 452 unit rumah yang bisa dibenahi. Sementara, sisanya sebanyak 772 unit, menunggu P-APBD 2022,” jelas Gus Mujib.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-pasuruan”]
Kendala lain yang menyebabkan RTLH tahap pertama ini masih belum dilakukan terkait SK. Sampai saat ini SK dari Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf masih belum diturunkan.
Tak hanya itu faktor perhitungan hari juga menjadi penghambat dilaksanakannya bedah rumah. Sehingga pemilik rumah masih menunggu hari baik untuk pembangunan.
Dilain tempat Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan, Trijono Isdijanto mengatakan tidak ada kendala dalam program RTLH. “Tidak ada kendala sebenarnya. Karena proses pembangunan juga sudah berjalan,” singkatnya. (ada/kun)






