Banyuwangi (beritajatim.com) – Usai melakukan penangkapan, polisi berhasil mengungkap dalang di balik aksi pembacokan brutal yang terjadi di Lingkungan Cungking, Kecamatan Giri, Banyuwangi, pada Minggu (9/3/2025) malam.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, FPC (35) warga Muncar, ditetapkan sebagai otak pelaku yang menyuruh tiga orang lainnya untuk melakukan penyerangan tersebut.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menjelaskan bahwa kejadian pembacokan bermula ketika korban DM (30), HS (45) dan I (55), mengalami serangan brutal hingga mengalami luka parah di sekujur tubuh.
“Saat kejadian, kami langsung merespons dengan mendatangi TKP, melakukan olah TKP, dan mengamankan satu pelaku berinisial MF,” ujar Rama, Senin (10/3/2025).
Dari interogasi yang dilakukan, terungkap bahwa ada tiga pelaku lain, termasuk FPC yang merupakan otak pelaku.
Menurutnya, MF (24) adalah pelaku pertama yang ditangkap. Setelah interogasi, polisi berhasil membekuk FPC sebagai dalang utama dibalik aksi yang dilakukan.
Tak berhenti di situ, pengembangan kasus berlanjut hingga dini hari. Di mana dua pelaku lainnya yakni BS (51) dan AZ (36), berhasil ditangkap di daerah Muncar sekitar pukul 05.00 WIB.
Keempat pelaku kini telah diamankan beserta barang bukti, termasuk dua bilah kerambit yang digunakan dalam aksi penyerangan.
“Keempatnya kami jerat dengan Pasal 170 Ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan luka berat. Sementara FPC juga dikenakan Pasal 556 karena terbukti menyuruh melakukan aksi tindak kekerasan,” tegas Rama.
Menariknya, meskipun menjadi dalang, FPC tidak berada di lokasi kejadian. Namun, ia yang merancang seluruh aksi, membeli senjata tajam melalui online shop. Serta menjanjikan uang Rp 2 juta kepada para eksekutor setelah melukai korban.
Hingga kini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus tang terjadi. Polisi juga menemukan indikasi bahwa beberapa pelaku berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian sehingga mengakibatkan pembacokan semakin tidak terkendali.
“Kalau dari pemeriksaan semalam tercium bau alkohol, tetapi masih kami dalami dia minum dimana dan beli minuman keras dimana,” pungkasnya. (als/ted)






