Surabaya (beritajatim.com) – Para pengguna jalan di sekitar jalan Ahmad Yani harus bersiap-siap lewat jalur alternatif menghindari kemacetan. Hal ini imbas pembangunan saluran crossing di Jalan Ahmad Yani pekan ini.
Sejumlah rekayasa lalu lintas dilakukan Dinas Perhubungan bersama kepolisian di kawasan ini. Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan selama 16 hari. Dimulai hari ini, Minggu (4/9/2022) hingga Senin (19/9/2022).
Kabid Lalu Lintas Dishub kota Surabaya Soesandi Ismawan mengimbau pengendara mengantisipasi kemacetan terutama pada saat jam berangkat/pulang kerja di antaranya dengan menyiapkan jalur alternatif.
”Kami sudah ada koordinasi dengan kepolisian dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) soal rencana rekayasa,” kata Soesandi Ismawan saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).
Rekayasa lalu lintas di antaranya dilakukan dengan pengaturan contraflow di jalan arteri akses ke luar kota, dimulai dari persimpangan Jalan Jemur Andayani I atau Bank BRI.
”Dari arah utara ke selatan (luar kota) akan ada contraflow selama pembangunan. Menggunakan jalur arteri. Sedangkan dari selatan ke utara (arah dalam kota) menggunakan frontage. Jalur frontage kan lebar,” katanya.
Rencananya, kawasan Jalan Ahmad Yani akan dipasangi U-Ditch (saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf U dan juga bisa diberi tutup). Memotong jalan Ahmad Yani, saluran tersebut akan menjadi penghubung sejumlah saluran di kawasan ini.
Sehingga, crossing di sisi selatan Taman Pelangi ini akan membagi limpahan air dari sejumlah kawasan Gayungan sehingga terpecah ke beberapa saluran. Harapannya, beban rumah pompa Kebon Agung Jambangan dapat dikurangi sekaligus mengantisipasi adanya genangan akibat antrean air.
Selama pembuatan saluran tersebut, rekayasa lalu lintas akan dilakukan di Jalan Ahmad Yani. Nantinya, akan hanya ada 3 jalur (dari total 4 jalur) yang bisa digunakan di ruas jalan perbatasan Surabaya dan Sidoarjo ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dishub-surabaya”]
Berdasarkan penjelasan Dinas Perhubungan Surabaya, Jalan Ahmad Yani Arteri menuju luar kota ditutup. Sampai di depan kantor Bank BRI, pengendara akan dialihkan menuju Jalan Ahmad Yani arteri menuju dalam kota (contraflow) atau menggunakan jalur Ahmad Yani Frontage timur (arah luar kota).
Sebaliknya, semua kendaraan dari luar kota akan disatukan ke Jalan Ahmad Yani Frontage sisi barat (arah masuk dalam kota). Lurus terus hingga menemui Taman Pelangi. (asg/ted)






