Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah insiden tragis terjadi di Dermaga Wisata Mangrove, perairan Gunung Anyar, pada Minggu (13/10/2024), yang mengakibatkan tewasnya seorang pemancing bernama Edi Bagus (34) dari Kuntisari. Korban dilaporkan tewas setelah perahu yang ditumpanginya terbalik saat sedang memancing bersama empat temannya pada pukul 03.45 WIB.
Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Sumianto Harsya Fahroni, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terbaliknya perahu. Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan, apakah akibat kebocoran saat melaut atau kondisi alam yang tidak mendukung.
“Sejauh ini perkiraan kami adalah kondisi ombak tinggi, yang menyebabkan perahu hilang kendali karena kemasukan air cukup banyak,” terang Iptu Harsya pada Rabu (16/10/2024).
Iptu Harsya juga mengingatkan masyarakat, terutama nelayan dan pemancing, untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas mencari ikan. “Cek dulu sebelum berangkat, pastikan sarana semua ada, termasuk pelampung dan alat keselamatan lainnya,” imbaunya.
Koordinator Forecaster BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Adi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengetahui insiden ini. Menurut catatan BMKG, kondisi laut di perairan Surabaya saat kejadian cenderung kondusif, dengan maksimum ketinggian gelombang tidak lebih dari 1 meter, bahkan tercatat gelombang setinggi 0,8 meter.
“Maksimum ketinggian gelombang yang kami catat adalah 0,8 meter,” ungkap Adi. Dia menambahkan bahwa gelombang tinggi dapat dipengaruhi oleh kondisi angin, namun berdasarkan pengamatan dalam beberapa hari terakhir, tidak ada kemunculan awan cumulonimbus di kawasan Surabaya Timur.
Adi juga menyatakan bahwa saat ini, dan untuk beberapa waktu ke depan, ketinggian gelombang berada pada kategori rendah dan tenang, dengan rata-rata ketinggian mencapai 0,3-0,5 meter. “Ini adalah momen yang aman untuk melaut, tetapi perlu perhitungan yang matang sebelum berangkat. Jika ada gelombang tinggi, kami selalu memberikan peringatan khusus,” tegasnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di laut bagi semua yang beraktivitas di perairan. [ram/beq]






