Surabaya (beritajatim.com) – Cedera yang menimpa dua penggawa Timnas U-23 Indonesia, Arkhan Fikri (Arema FC) dan Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya), usai berlaga di final Piala AFF U-23, langsung direspons tegas oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Menteri BUMN itu menjamin seluruh biaya pemulihan cedera keduanya akan menjadi tanggung jawab penuh PSSI. Erick menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bentuk tanggung jawab federasi saat meminjam pemain dari klub.
“Kita harus pastikan antara tim nasional dan klub nanti mulai bicara masalah pemain. Jangan sampai kita merugikan klub, dan mereka merasa bahwa pemainnya cedera karena dipakai tim nasional,” ujar Erick, Selasa (5/8/2025).
Ia juga menegaskan bahwa jika dalam proses pemulihan ada kebutuhan tindakan medis serius, seperti operasi, maka PSSI siap menanggung sepenuhnya. “Kalau ada yang harus dioperasi, kita operasi. Kita tanggung jawab, jangan merugikan klub terus,” imbuhnya.
Meski demikian, Erick turut mengimbau agar klub tidak memaksakan pemain yang baru pulih untuk langsung bermain intensif. Ia khawatir hal itu justru memperparah kondisi pemain dan berisiko menghambat kontribusi mereka bagi Timnas di masa depan.
“Cuma, klub juga tolong nanti bicara dengan kita, dalam masa proses pemulihan ini jangan juga para pemain nanti dipaksakan bermain terus-terusan, nanti cedera juga. Ini yang kita antara klub, tim nasional, liga, harus saling sinergi,” tutupnya.
Sebagai informasi, Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah mengalami cedera saat memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam gelaran Piala AFF. Keduanya sempat absen dalam beberapa laga, dan Arkhan bahkan tetap bermain dalam kondisi cedera di laga final. (way/kun)






