Surabaya (beritajatim.com) – Menandai tiga tahun pasca merger, PT Pelindo (Persero) terus melakukan standarisasi operasional dan komersial di seluruh entitasnya.
Salah satu langkah penting adalah penerapan sistem operasi pelabuhan yang disebut Single Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis SAP di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
Sistem ini menjadi platform terpusat untuk berbagai kegiatan layanan non operasional seperti keuangan, akuntansi, penganggaran, manajemen sumber daya manusia, dan pengadaan.
Penerapan SAP di TPS ini merupakan fase ketiga dari rencana besar Pelindo Group untuk menerapkan Single ERP-SAP di seluruh entitasnya. Sejak 1 Januari 2024, sistem ini telah diimplementasikan secara bertahap, dan TPS menjadi terminal pertama di luar Jawa yang mengadopsi sistem ini.
Standarisasi dan Peningkatan Kualitas Layanan
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menjelaskan bahwa penerapan Single ERP-SAP ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan di seluruh Pelindo. “Sistem ini akan menunjang kegiatan non-operasional dengan lebih terintegrasi, sehingga mendukung kelancaran operasional dan memberikan layanan yang terbaik bagi pengguna jasa,” ujar Wahyu.
Berbagai persiapan matang telah dilakukan sebelum penerapan sistem ini, termasuk pelatihan intensif bagi para pengguna dan sosialisasi kepada internal dan eksternal perusahaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran transisi sistem dan meminimalkan dampak terhadap layanan dan operasional perusahaan.
Upaya persiapan tersebut membuahkan hasil. Proses migrasi sistem SAP di TPS berjalan lancar dan tidak mengganggu kegiatan operasional. “Buktinya, transaksi booking online pertama yang menggunakan Pelindo Pay dalam single ERP-SAP berjalan sukses, baik untuk kegiatan receiving maupun delivery,” ungkap Adjie Rusbandono, salah satu anggota tim gabungan yang memantau proses migrasi.
Komitmen Pelindo untuk Layanan Unggul
Dengan penerapan Single ERP-SAP di TPS, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanannya. Diharapkan, sistem ini akan mendukung pencapaian efisiensi operasional, transparansi yang lebih baik, dan kualitas layanan yang optimal di seluruh entitas Pelindo.[rea]






