Pasuruan (beritajatim.com) – Kemacetan yang kerap terjadi di pusat Kota Bangil, Kabupaten Pasuruan, segera berkurang. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali mulai menggarap proyek pelebaran Jalan Untung Suropati, tepatnya dari depan Alun-Alun Bangil hingga Jembatan Kedunglarangan.
Ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 420 meter. Lebar jalan yang semula 4,5 meter akan ditambah 70 sentimeter di sisi utara untuk memperlancar arus lalu lintas.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 BBPJN Jatim–Bali, Sentot Wijayanto, pelebaran ini untuk mengatasi penyempitan jalan atau bottleneck. Kondisi tersebut selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalur Pantura yang dilalui kendaraan besar setiap hari.
“Bottleneck di sini sering jadi biang kemacetan. Apalagi jalur ini bagian dari Pantura, sehingga mobilitas kendaraan berat cukup tinggi,” ujarnya, Jumat (15/8).
Pekerjaan sudah dimulai dengan pemangkasan pohon-pohon di bahu jalan sejak sepekan terakhir. Setelah itu, kontraktor akan memasang u-ditch sepanjang 260 meter sebagai bagian dari perbaikan drainase.
“Pemasangan u-ditch akan dilakukan mulai dari titik bottleneck hingga tepi Sungai Kedunglarangan. Setelah itu baru pengerjaan pelebaran badan jalan,” jelas Sentot.
Ia menambahkan, proyek ini masuk dalam satu paket pekerjaan yang mencakup dua titik lain. Titik pertama berada di ruas jalan depan Kantor Pemkab Pasuruan hingga RSUD Bangil, dan titik kedua di Bundaran Apollo Gempol.
“Tiga titik ini dikerjakan secara paralel. Walaupun lokasinya terpisah, namun pengerjaan tetap satu paket kontrak,” terangnya.
Sentot berharap, setelah pelebaran selesai, arus lalu lintas di pusat Kota Bangil akan lebih lancar. Selain itu, mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Pasuruan akan semakin mudah.
“Kami menargetkan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (ada/ted)






