Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyatakan optimismenya terhadap performa skuat Garuda Muda menjelang turnamen ASEAN U-17 Boys Championship 2026. Meski hasil dalam beberapa laga uji coba terakhir belum sepenuhnya memuaskan secara skor, legenda sepak bola yang akrab disapa Si Kurus ini melihat adanya progres signifikan dalam permainan anak asuhnya selama pemusatan latihan di Surabaya.
Kurniawan menegaskan bahwa tolok ukur utama tim saat ini bukanlah kemenangan di laga persahabatan, melainkan perkembangan taktis dan mental bertanding. Evaluasi mendalam dilakukan setelah tim menghadapi kekuatan besar seperti China, di mana skema permainan mulai menunjukkan grafik yang sesuai dengan ekspektasi tim pelatih.
“Memang secara hasil kami tidak menang, tapi kembali lagi bahwa parameter kami bukan itu. Saya datang ketika tim berhadapan dengan China dan ada progres yang memuaskan bagi kami,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto dalam sesi latihan bersama di Surabaya, Kamis (9/4/2026).
Kondisi fisik para pemain saat ini dipastikan berada dalam level bugar dan siap tempur. Berdasarkan data pemantauan tim pelatih, tidak ada pemain yang mengalami kendala cedera serius, sehingga Kurniawan memiliki fleksibilitas penuh untuk menurunkan komposisi pemain terbaik guna mencapai puncak performa saat turnamen dimulai.
“Sejauh ini dari data per-latihan kami evaluasi, tidak ada masalah dan sampai saat ini masih sesuai jalur. Jadi mudah-mudahan performa peak-nya ada di event nanti,” jelas mantan pelatih Sabah FC tersebut.
Selain fisik, aspek mental dan pengurangan kesalahan individu menjadi poin krusial dalam sesi evaluasi terakhir. Kurniawan menekankan pentingnya konsentrasi tinggi untuk menghindari kesalahan-kesalahan dasar yang kerap menjadi bumerang saat menghadapi tim-tim tangguh di level internasional.
“Terus evaluasi mengenai individual error. Karena ketika berbicara di level Asia, tentu kesalahan-kesalahan elementer tidak dapat dilakukan karena bisa menghasilkan gol,” tegas Kurniawan. Ia juga meminta para pemain untuk lebih gigih dan tidak mudah menyerah, terutama dalam menjaga penguasaan bola di area pertahanan lawan.
Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan melakoni laga perdana penyisihan Grup A melawan Timor Leste pada Senin, 13 April 2026, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pukul 19.30 WIB. Tergabung bersama lawan-lawan berat seperti Vietnam dan Malaysia, skuat Garuda Muda dituntut tampil konsisten sejak menit awal guna mengamankan tiket ke fase gugur. [way/ian]






