Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menyampaikan pesan tegas kepada perangkat pertandingan, terutama match commissioner, agar bersikap adil dalam laga Persebaya melawan Borneo FC yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/12/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo. Munster menegaskan, dirinya tidak ingin insiden di Padang saat melawan Semen Padang kembali terjadi, di mana tiga pemainnya yang seharusnya masuk dalam daftar line-up ternyata tidak tercatat.
“Saya harap pertandingan besok berjalan adil dan menghasilkan pertandingan yang benar, tidak seperti sebelumnya,” tegas Munster.
Ia juga menyatakan akan berbicara langsung dengan perangkat pertandingan sebelum laga dimulai, untuk memastikan ketelitian mereka dalam menjalankan tugas. Menurut Munster, penting untuk menghindari kesalahan yang dapat merugikan tim.
“Kita berbicara tentang wasit dan komisaris pertandingan. Kita akan membicarakannya nanti. Tapi mudah-mudahan ini pertandingan yang adil. Karena saya juga ingat, Borneo tahun lalu seperti sirkus. Jadi, mudah-mudahan pertandingan ini adil. Ini sangat penting karena ketika bertemu tahun lalu, mereka juga tidak bagus dalam bertugas,” ujarnya.
Dalam sesi pre-match conference yang digelar di Surabaya Town Square, Paul Munster terlihat didampingi Bruno Moreira berbicara serius dengan match commissioner yang akan bertugas pada pertandingan tersebut.
Sebelumnya, Munster meluapkan kekecewaannya atas kesalahan perangkat pertandingan dalam laga melawan Semen Padang, di mana tiga pemain Persebaya, yakni Riswan Lauhin, Kasim Botan, dan Alfan Suaib, tidak tercantum dalam daftar susunan pemain. Padahal, nama-nama tersebut sudah tercatat saat pengecekan di ruang ganti oleh wasit dan match commissioner, serta telah diumumkan oleh pengumuman stadion. [way/but]






