Surabaya (beritajatim.com) – Kompetisi pra musim Piala Presiden yang dimulai Juni 2022 mendatang, menjadi salah satu motivasi besar Pelatih Persebaya, Aji Santoso. Berada di grup C bersama tim papan atas mulai dari Bali United, Persib Bandung, dan Bhayangkara FC menjadi tantangan terbesar Aji untuk mempersiapkan pemain mudanya.
Meski berat, Aji memiliki target tersendiri bagi tim besutannya. Dia tetap berusaha semaksimal mungkin meskipun dengan pemain yang baru.
Selain melatih, Aji juga menekankan para pemain bisa bertahan dan lolos dari Grup C. Sehingga Persebaya bisa masuk ke babak selanjutnya.
“Tetap kita akan berusaha semaksimal mungkin, meskipun dengan pemain-pemain yang baru, saya tekankan kalau kita bisa lolos. Saya akan berusaha maksimal untuk bisa lolos minimal,” ungkap Aji, Selasa (31/5/2022).
Aji juga menekankan kepada para pemainnya agar tak tidak minder saat terjun ke lapangan. Sebab, baginya undian itu merupakan ajang tes mental bagi seluruh punggawa Green Force.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Persebaya”]
Terlebih, untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, Persebaya diisi oleh mayoritas para pemain muda.
“Saya sampaikan ke mereka (pemain) bahwa itu justru sebagai tantangan. Tidak boleh minder ketemu tim-tim yang papan atas,” kata Aji.
Meski demikian, Aji menyatakan apapun yang akan terjadi di Piala Presiden nantinya, dia akan menggeber training camp bagi para pemainnya usai kompetisi pra musim tersebut. Training akan dilakuan setelah Piala Presiden dan menunggu semua pemain lengkap.
“Yang jelas nanti saya akan melakukan pemusatan latihan, training server setelah Piala Presiden tentunya. Kalau sebelum piala presiden tidak memungkinkan waktunya karena tanggal 9 kita sudah berangkat, dan pemain asing juga belum lengkap,” tutupnya. (way/beq)






