Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arema FC pada laga Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (22/11/2025).
Pertandingan ini menyajikan drama, terutama ketika satu-satunya gol Arema justru datang dari gol bunuh diri Dime Dimov pada menit ke-63. Upaya Dimov menghalau umpan silang lawan malah membuat bola bersarang ke gawang sendiri.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengakui hasil tersebut jauh dari apa yang diharapkan. Menurutnya, target tim adalah meraih poin penuh di kandang. “Soal permainan kami lebih baik dari tim lawan, karena kami memiliki banyak peluang meski pada akhirnya namanya sepak bola siapa yang mencetak lebih banyak gol,” ungkap Edu.
Mantan pelatih PSS Sleman itu menegaskan bahwa duel melawan Arema FC tidak mudah. Para pemain, katanya, telah bekerja keras di setiap pertandingan.
“Sepanjang minggu kami bekerja sangat keras, tidak hanya hari ini. Kami semua bekerja sangat keras bersama dengan banyak pertemuan untuk mengevaluasi poin yang penting dari Persebaya atau Arema FC,” imbuhnya.
Edu menegaskan bahwa fokus tim kini hanya satu: bangkit dan kembali mengejar kemenangan pada laga berikutnya. “Itulah yang bisa kita lakukan untuk ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, pemain asal Brasil, Bruno Moreira, memahami tuntutan suporter yang menginginkan tiga poin. Ia menegaskan seluruh skuad sudah bekerja maksimal.
“Inilah sepak bola, sekali lagi, kami akan terus bekerja keras. Saya yakin Pelatih Edu akan menganalisis pertandingannya. Kami akan terus bekerja keras. Saya akan terus bekerja keras. Semua pemain, sama. Dan itulah yang harus kita lakukan,” ungkapnya.
Dalam laga ini, Persebaya lebih dulu tertinggal melalui gol bunuh diri Dimov. Namun Arema FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Matheus Blade menerima kartu merah pada menit ke-65 akibat tekelnya kepada Mihailo Perovic.
Unggul jumlah pemain, Persebaya akhirnya menyamakan skor pada menit ke-73. Bruno Moreira memanfaatkan kesalahan lini belakang Arema untuk merebut bola dan melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang Frigeri, memastikan Bajul Ijo terhindar dari kekalahan. (way/kun)






