Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengaku memiliki perasaan campur aduk setelah mengetahui bahwa dua pemainnya, Ernando Ari dan Mohammed Rashid, tidak mendapatkan menit bermain saat bertugas di tim nasional masing-masing dalam FIFA Matchday.
Munster mengungkapkan kekecewaannya karena baik Ernando maupun Rashid telah berlatih keras dan berharap bisa memberikan kontribusi bagi negaranya.
“Keduanya tidak bermain (Ernando dan Rashid), jadi saya ingin mereka beriman, tapi ternyata mereka tidak bermain, dan saya langsung menghubungi mereka. Mereka juga berlatih sangat keras untuk mendapatkan posisi utama,” ujar Paul Munster, Kamis (27/3/2025).
Timnas Indonesia memang berhasil menumbangkan Bahrain dalam laga penuh perjuangan tanpa kehadiran Ernando di bawah mistar gawang. Sementara itu, Palestina juga sukses mengalahkan Irak, tetapi Rashid tidak diturunkan oleh pelatihnya.
Setelah mengetahui hal tersebut, Munster langsung menghubungi kedua pemainnya untuk memastikan kondisi mental dan fisik mereka tetap prima sebelum kembali ke Persebaya.
“Dan seperti yang saya katakan, mereka akan mendapatkan program latihan individu sebelum mereka kembali dan akan berlatih bersama untuk persiapan menghadapi Persija. Mereka sangat termotivasi dengan itu,” jelas Munster.
Menurutnya, Ernando dan Rashid adalah pemain profesional yang selalu bekerja keras demi mendapatkan tempat di tim utama. Ia yakin keduanya tidak akan menyerah dan akan terus menunjukkan kualitas mereka dalam sesi latihan.
“Seperti yang saya katakan, mereka harus fokus pada tim nasional, dan sekarang sudah selesai, saya bisa mulai berbicara dengan santai kepada mereka,” imbuh Munster. [way/beq]






