Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro menilai keberadaan Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan sepak bola bisa membawa dua sisi berbeda, yakni kebahagiaan maupun kesedihan bagi tim. Hal ini disampaikan usai timnya mengalami gol yang dianulir wasit saat melawan Barito Putra pada laga Super League 2025/2026, Minggu malam (21/9/2025).
Menurut Widodo, keputusan wasit seharusnya bisa dipastikan dengan bantuan VAR. Namun dalam kejadian tersebut, wasit langsung memutuskan bahwa gol yang dicetak Rian Lopes dalam posisi offside tanpa melakukan tinjauan ulang melalui VAR.
“Tentunya VAR ini bisa membuat kita bahagia bisa bikin kita sedih. Tapi yang jelas kita akan melihat rekamannya karena bisa jadi kami yang kurang paham,” ujar Widodo saat ditemui di Sidoarjo, Selasa (22/9/2025).
Widodo, yang akrab disapa WCP, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh dengan mempelajari tayangan ulang video pertandingan maupun catatan statistik tim. Ia menilai pemahaman terkait penerapan VAR masih perlu diperjelas agar tidak menimbulkan kerancuan.
Pelatih asal Cilacap ini mengungkapkan, sebelum kompetisi bergulir, para pemain, pelatih, dan ofisial sudah mendapat sosialisasi terkait penggunaan VAR dari pihak penyelenggara liga. Dalam salah satu materi disebutkan bahwa untuk kasus tertentu, termasuk offside, wasit tidak selalu harus meninjau ulang melalui VAR.
“Jadi kita kemarin mengikuti sosialisasi VAR yang mengenai offside katanya tidak perlu melihat VAR. Tapi wasit kan tidak tahu, seharusnya melihat VAR supaya meyakinkan kedua belah pihak bahwa ada offside,” jelas Widodo.
Meski kecewa dengan hasil laga yang berakhir kekalahan 0-1 dari Barito Putra di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Widodo meminta para pemain Deltras FC untuk tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya. Tim berjuluk The Lobster itu akan menantang PSS Sleman pada 29 September 2025 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pukul 19.00 WIB.
“Saya harap pemain tidak frustrasi, tidak putus asa dengan tempo permainan yang sedikit tinggi, menguras tenaga bahkan emosional. Namun inilah sepak bola dan kami akan mengevaluasi,” tambahnya. [way/beq]






