Kediri (beritajatim.com) – Para pelaksana Program Prodamas Plus di Kota Kediri dapat upgrade kemampuan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek). Mereka memperoleh ilmu pengoperasian Aplikasi Progessio.
Pelaksana Program Prodamas Plus ini adalah kelompok masyarakat (Pokmas) yang berada di lapangan. Mereka bekerja untuk mensukseskan program andalan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.
Imam Muttakin, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Bimtek dalam dua sesi dengan tujuan bisa menyelaraskan pemahaman tentang pengoperasian Aplikasi Progresio, sehingga seluruh pelaksana Prodamas Plus dapat melaporkan progres secara aktual dan dapat dipantau masyarakat umum.
Progressio merupakan sebuah aplikasi pelaporan Prodamas Plus di mana pada aplikasi tersebut pelaksana Prodamas Plus dapat memberikan laporan progres pelaksanaan Prodamas Plus mulai dari 0 persen, 50 persen, hingga 100 persen untuk mempermudah pengambilan keputusan di tingkat pimpinan.

Imam mengatakan tujuan diciptakannya Progressio yakni untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan Prodamas Plus serta mempermudah OPD dan Pokmas dalam proses pelaporan progres kegiatan Prodamas Plus.
Baca Juga : Kediri Dinobatkan Kota Paling Berkelanjutan, Ini Penilaiannya
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Joyoboyo tersebut, diikuti oleh 150 peserta dan diisi oleh tiga pemateri dari Dinas Kominfo Kota Kediri yang menyampaikan tentang Penggunaan Aplikasi Progressio, BAPPEDA Kota Kediri menyampaikan tentang Perencanaan Prodamas Plus Tahun 2024, serta BPPKAD Kota Kediri menyampaikan tentang Tata Cara Pencairan Prodamas Plus.
“Pelaporan Prodamas Plus ini bersifat terbuka untuk umum sehingga bisa diakses oleh seluruh masyarakat pada website https://progressio.kedirikota.go.id.
Terakhir, Imam menyampaikan agar para peserta Bimtek yang terdiri dari perwakilan Pokmas, operator kecamatan, dan operator kelurahan se-Kota Kediri dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan memahami tugas yang menjadi tanggung jawab mereka untuk mensukseskan Prodamas Plus di tahun mendatang.
“Harapannya nanti pelaksana Prodamas Plus bisa lebih lancar dan lebih baik lagi dalam penginputan pelaporan progresnya,” pungkas Imam. [nm/ted]






