Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan pelajar, kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini lokasinya di jalan Ponorogo – Pacitan kilometer 22-23, tepatnya di depan SPBU Slahung, masuk Desa/Kecamatan Slahung Ponorogo. Laka lantas antara sepeda motor dan mobil ini mengakibatkan pengemudi sepeda motor yang masih berstatus pelajar meninggal dunia.
“Memang terjadi lagi laka lantas yang melibatkan pelajar, bahkan salah satu korbannnya meninggal dunia,” kata Kanit laka Satlantas Polres Ponorogo Ipda Immanuddin, Selasa (9/11/2021).
Kronologis kecelakaan bermula saat dua orang yang berstatus pelajar berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dengan nopol AE 6877 UE. Meraka berinisial ME (12) pengemudi, sedangkan AS (15) yang dibonceng. Keduanya melintas dari arah utara ke selatan dengan kecepatan 60 km/jam. Nah, saat berada di depan SPBU Slahung, ME tiba-tiba melajukan sepeda motor ke kanan. Naas, dari arah berlawan melaju mobil dengan nopol AE-1823-YM dengan kecepatan 50 km/jam yang dikemudikan oleh Edi Purnomo (35). Alhasil terjadilah serempetan antara sepeda motor yang dikendarai dua pelajar dengan mobil yang dikemudikan oleh Edi Purnomo, yang merupakan warga Pacitan tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
“Jadi sepeda motor yang dikendarai oleh dua pelajar itu tiba-tiba oleng ke kanan, nah dari arah berlawanan ada mobil yang melaju. Sehingga srempetan tak bisa dihindarkan,” katanya.
Akibat serempetan itu, sepeda motor dan dua pelajar yang menungganginya terjatuh. Sang pengemudi ME mengalami luka kepala belakang bengkak, pelipis kiri sampai dengan pipi kiri robek, pendarahan hidung. ME langsung dilarikan ke Puskesmas Slahung. Tetapi Ia akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan. Sementara AS yang dibonceng tidak mengalami luka-luka yang berarti, hanya luka ringan saja.
“Mereka berdua tidak memakai helm, akibatnya satu korban mengalami luka berat di kepala dan akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas. Beruntung pelajar satunya tidak mengalami luka serius, hanya luka ringan saja,” pungkasnya. [end/but]






